Puluhan Karyawan Pabrik Kalsium di Madiun Luruk Dinsosnakertrans
"Kami yang laki-laki ini sudah dirumahkan selama 3 pekan terakhir tapi tak diberi penjelasan sama sekali.
Penulis: Sudarmawan | Editor: Yoni
SURYA.co.id|MADIUN - Sekitar 30 perwakilan staf dan pengawas PT Bumi Kencana Murni JL Raya Munggut, Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun meluruk Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Pemkab Madiun.
Mereka menuntut pencairan gaji selama 5 bulan yang belum dibayarkan perusahaan yang berproduksi kalsium karbonat itu.
"Kami yang laki-laki ini sudah dirumahkan selama 3 pekan terakhir tapi tak diberi penjelasan sama sekali. Kalau yang cewek-cewek malah digilir seminggu libur seminggu masuk. Harusnya kan ada penjelasan soal kami diliburkan itu," terang salah seorang karyawan yang ikut ke Dinsosnakertrans Pemkab Madiun, Trimo kepada Surya, Kamis (23/04/2015).
Lebih jauh, karyawan berusia 57 tahun yang sudah bekerja mulai Tahun 1983 ini mengaku selama ini tak pernah digaji bulanan. Akan tetapi digaji mingguan antara Rp 183.000 - Rp 299.000.
"Kami pun belum dimasukkan Jamsostek. Sekarang libur mulai pekan kemarin sampai 11 Mei besok," imbuh warga Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun ini.
Oleh karenanya, pihaknya meminta perusahaan bersikap jelas jika memang dirumahkan harus diberi pesangon sesuai aturan bukan dikerjakan dengan sistem kerja dan tidak tanpa penjelasan detail itu.
"Pokoknya jangan permainkan karyawan. Kalau tak kuat bayar ya silahkan ngaku tak kuat. Pokoknya jangan dipermainkan seperti ini," tegasnya.
Hal yang sama disampaikan Edi Himawan yang menjabat sebagai pengawas ini. Menurutnya, pihaknya menuntut gaji 5 bulan yang belum dibayarkan.
Rata-rata gaji layaknya dirinya itu Rp 1,5 juta per bulan.
"Karena memang dibayar maka kami selama ini menggadaikan BPKB untuk bisa makan," ucapnya.
Selain itu, Edi yang sudah menanyakan masalah di perusahaan itu, selalu dijawab belum ada uang.
"Kami kesini (Dinsosnakertrans) bersama puluhan perwakilan 160 karyawan meminta kejelasan nasib kami," pungkasnya.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA