Minggu, 19 April 2026

Dibantu PKG, Toha Kini Kembali Melihat Terang Dunia

"Untuk melihat saya harus sedikit menebak-nebak apa yang saya lihat," ujar Toha.

Penulis: Adi Agus Santoso | Editor: Satwika Rumeksa

Usia bukanlah satu-satunya penyebab mengapa lensa mata mengalami perubahan. Beberapa orang lahir dengan katarak bawaan, atau mengalaminya saat masa kanak-kanak. Katarak juga dapat disebabkan sang ibu terkena German measles (rubella atau campak Jerman), pada saat kehamilan. Penyakit ini juga dapat menyebabkan gangguan metabolisme tubuh.

Banyak kasus mata katarak berkembang secara lambat, dan tidak mengganggu pandangan. Tetapi ketika noda putih pada lensa mulai muncul, maka kenyamanan penglihatan akan terganggu. Awalnya cahaya yang terang dan kacamata dapat membantu penglihatan mata.

Katarak biasanya tumbuh secara perlahan, dan tidak menyebabkan rasa sakit. Pada tahap awal, kondisi ini hanya akan mempengaruhi sebagian kecil bagian dari lensa mata dan mungkin saja tidak akan mempengaruhi pandangan. Saat katarak tumbuh lebih besar, maka noda putih akan mulai menutupi lensa mata dan mengganggu masuknya cahaya ke mata. Pada akhirnya, pandangan mata akan kabur dan mengalami distorsi.

Tanda dan gejala katarak antara lain:
* Pandangan mata yang kabur, suram atau seperti ada bayangan awan
  atau asap.
* Sulit melihat pada malam hari
* Sensitif pada cahaya
* Terdapat lingkaran cahaya saat memandang sinar
* Membutuhkan cahaya terang untuk membaca atau ketika beraktifitas
* Sering mengganti kacamata atau lensa kontak karena
   ketidaknyamanan tersebut
* Warna memudar atau cenderung menguning saat melihat
   Pandangan ganda jika melihat dengan satu mata

Faktor Risiko Terkena Mata Katarak:
* Usia
* Diabetes
* Sejarah keluarga dengan katarak
* Pernah mengalami cedera atau radang pada mata
* Pernah mengalami operasi mata
* Penggunaan corticosteroids dalam jangka waktu lama
* Terkena sinar matahari secara berlebihan
* Terkena radiasi ion
* Merokok

Pencegahan Katarak bisa dilakukan, dengan tidak merokok, makan makanan dengan gizi seimbang, melindungi mata dari pancaran sinar matahari, serta menjaga kesehatan tubuh secara umum.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved