Liputan Khusus Penataan Parkir

Butuh Parkir Ring I dan Ring II

Cara ini juga diterapkan pada banyak negara maju, seperti Singapura, Malaysia, Jepang hingga Brazil.

News analisis
Pakar transportasi Universitas Brawijaya (UB)
Ir Ahmad Wicaksono MEng PhD

SURYA Online, MALANG - Pemerintah Kota Malang sudah seharusnya mengkaji kembali titik-titik parkir kembali, sebab kondisi yang terjadi saat ini jauh dari rasa nyaman dan aman.

Kondisi areal parkir di Kota Malang saat ini acapkali memenuhi badan jalan dan menggunakan trotoar jalan.

Karena itu tidak mengherankan jika arus kendaraan seringkali terhambat karena terganggu dengan deretan parkir yang melanggar ketentuan itu.

Contoh kasus itupun mudah ditemui, salah satunya adalah di Pasar Besar yang bisa menjadi salah satu ikon wisata di Kota Malang.

Sekarang, wisatawan malas ke Pasar besar. Di situ situasinya sumpek.

Seharusnya, di sana ada area yang dikhususkan untuk ruang parkir sehingga tidak memenuhi badan jalan.

Kasus yang lain, masih banyak ditemukan di Kota Malang. Karena itu diharapkan pemerintah bisa mengkaji lebih mendalam terkait masalah parkir ini, termasuk dengan perhitungan pertumbuhan kendaraan pada empat tahun hingga sepuluh atau dua puluh tahun mendatang. 

Misalnya dengan membangun kantong-kantong parkir untuk menampung seluruh kendaraan ini.

Parameter untuk melihat penting atau tidaknya membangun kantong parkir itu, sangat sederhana.

Parameter itu dengan melihat jumlah kendaraan dibanding lahan parkir yang tersedia.

Apabila kendaraan yang terparkir selalu meluber, maka bisa dipastikan lokasi tersebut membutuhkan kantong parkir yang baru.

Jika dipandang perlu, dibangun pula satu gedung khusus untuk menampung parkir.

Ia menjelaskan, Universitas Brawijaya sudah memulai mengkaji pembangunan gedung parkir atau kantong parkir terpusat untuk mengatasi keterbatasan areal parkir ini.

Bahkan kajian itu juga melibatkan investor untuk membangun gedungnya.

Sumber: Surya Cetak
Halaman 1/2
Tags
parkir
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved