Minggu, 10 Mei 2026

Gadis Penghibur di Malang

Lebih Khawatir Hamil Daripada Tertular HIV/AIDS

Sesekali dia geleng-geleng kepala saat ditanya perihal bahaya HIV/AIDS.

Tayang:

SURYA Online, MALANG - Wajah polos Wanda sepolos pengetahuannya tentang bahaya seks bebas.

Dia mengaku tidak tahu resiko apa yang akan dihadapi ketika memilih menjadi pekerja seks komersial.

Di usianya yang masih belasan, Wanda tidak jarang berhadapan dengan lelaki hidung belang yang sudah malang melintang di dunia prostitusi.

Ditanya masalah penyakit mematikan itu, Wanda hanya mengumbar senyum.

Dari raut wajahnya, Wanda terlihat santai. Sesekali dia geleng-geleng kepala saat ditanya perihal bahaya HIV/AIDS.

”Enggak (tahu),” jawabnya singkat dengan nada manja.

Surya lantas berkenalan dengan Miko, seorang pelanggan pekerja seks anak-anak.

Dia mengakui tidak pernah satu kalipun diminta mengenakan kondom saat berkencan singkat.

Miko sendiri juga tidak pernah membawa kondom saat berhubungan.

Menurutnya, pengetahuan para pekerja seks anak tentang masalah kesehatan dan keamanan dalam berhubungan sangat minim.

Berbeda dengan pekerja seks di lokalisasi yang secara rutin mendapatkan penyuluhan dari berbagai instansi, para pekerja seks anak ini lebih banyak hidup di jalan.

Sehingga mereka tidak mendapatkan banyak informasi terkait keamanan dan kesehatan mereka.

”Jangankan mau mengentas mereka, pemerintah pasti kesulitan merangkul mereka kembali karena memang waktu anak-anak ini banyak dihabiskan di jalan dan sulit terdeteksi,” kata Miko.

Jadi tidak mengagetkan kalau para pekerja seks anak ini lebih khawatir hamil ketimbang tertular penyakit berbahaya.

Bagi mereka bisa memuaskan pelanggan adalah nomor satu. Karena di sanalah sumber uang.

Nah, kebanyakan pelanggan bisa puas tanpa harus memakai kondom.

”Terus terang posisi anak-anak ini lemah. Yang booking mereka kan kebanyakan usianya dia atas 30 tahunan. Kalau misalkan mereka menyuruh pakai kondom tapi pelanggannya menolak, mereka bisa apa? Saya pikir posisi mereka sangat rentan kekerasan,” ujarnya lagi. (idl/iks/sha)

Sumber: Surya Cetak
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved