Gadis Penghibur di Malang
Ini Lokasi Gadis Penghibur Cari Langganan di Jalanan
Mereka sering berkumpul di Jalan Ijen. Mereka memadati pinggir jalan dan warung-warung..
SURYA Online, MALANG - Melalui Anti dan Silvia, Surya juga tahu ada banyak pelajar yang mencari pelanggan di jalanan.
Mereka sering berkumpul di Jalan Ijen. Mereka memadati pinggir jalan dan warung-warung..
Tarif mereka disini sangat fleksibel. Bahkan disini banyak remaja perempuan berusia 14-16 tahun yang ikut mencari pelanggan.
Surya bertemu Dina, bukan nama sebenarnya, seorang pekerja seks anak-anak.
Dina mengaku pergaulan di kawasan yang lebih dikenal dengan nama museum itu sebagai penyebab utama dirinya terjerumus di dunia hitam prostitusi.
Selain di kawasan itu, Dina dan teman-temannya juga mangkal di kawasan Bumiayu, tepatnya di dekat gelanggang olah raga.
Di kawasan tersebut, biasanya Dina bergaul dengan para pembalap jalanan.
Remaja protolan kelas 1 SMP itu mengetahui praktik prostitusi yang jauh lebih bebas.
Para remaja putri ini sering dijadikan piala bergilir bagi para pembalap jalanan yang memenangi balapan.
“Tapi aku ndak pernah mau. Aku hanya mau kalau diajak jalan saja, yang penting dolan,” aku remaja 15 tahun itu. Ditanya soal tarif, Dina mematoknya di kisaran Rp 500.000. (idl/iks/isy)