Gadis Penghibur di Malang
Bau Kencur, Tapi Tak Canggung Hadapi Pria Dewasa
Menghadapi pria dewasa, remaja belasan tahun itu terlihat profesional bahkan cenderung berani.
SURYA Online, MALANG - Setelah melakukan pencarian berantai, Surya menemukan juga para gadis penghibur yang masih belia itu.
Sebut saja namanya Anti. Bocah kelas II sebuah SMA di Kota Malang ini membungkus layanannya dengan bekerjasebagai purel karaoke.
Lewat karaoke itu bisa biasa melanjutkannya dengan kenikmatan rahasia.
Tentu saja harus dilakukan di luar ruang karaoke. Namun tak jarang, hidung belang itu didapatkan Anti dari penyalur.
Anti menyebutnya Mami. Namanya Nanda. “Malam tahun baru ini, mami kasih harga Rp 3 juta,” ujar Anti.
Anti menceritakan, ia menjadi anak buah Nanda bersama seorang temannya. Sebut saja Silvia.
Sama dengan Anti., Silvia yang masih berstatus pelajar juga membungkus diri dengan pekerjaan sebagai purel di tempat karaoke yang sama.
Meski bau kencur keduanya tak sedikitpun menunjukkan rasa canggung di ruang karaoke.
Menghadapi pria dewasa, remaja belasan tahun itu terlihat profesional bahkan cenderung berani. (idl/iks/isy)