Berita Malang Raya

Divonis 4 Tahun 8 Bulan Karena Korupsi, Yaqud Ananda Gudban Pikir-pikir. Alasannya Karena Anak Kecil

Yaqud Ananda Gudban divonis 4 tahun 8 bulan penjara karena terbukti korupsi. Dia pun menyatakan pikir-pikir. Ini alasannya

Divonis 4 Tahun 8 Bulan Karena Korupsi, Yaqud Ananda Gudban Pikir-pikir. Alasannya Karena Anak Kecil
tribun jatim/praditya fauzi
Delapan belas mantan anggota DPRD Kota Malang menjalani sidang putusan di PN Tipikor Surabaya, Rabu (19/12/2018) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebanyak 18 anggota DPRD Kota Malang yang jadi terdakwa kasus korupsi kembali menjalani sidang di PN Tipikor Surabaya, Rabu (19/12/2018).

Sidang ini dibagi dalam tiga sesi dengan masing-masing sesi diikuti enam terdakwa. 

Di berita sebelumnya, enam terdakwa dijatuhi hukuman yang bervariasi namun semuanya lebih dari 4 tahun penjara dan pencabutan hak politik selama 3 tahun.  Enam terdakwa itu adalah Sulik Sulistyowati (4 tahun delapan bulan), Abdul Hakim (4 tahun 2 bulan), Bambang Sumarto (4 tahun 8 bulan), Imam Fauzi (4 tahun 1 bulan), Syaiful Rusdi (4 tahun 1 bulan), dan Tri Wahyudiani (4 tahun 2 bulan).

Sementara di sesi kedua, enam terdakwa yang dihadirkan dalam persidangan adalah Abdul Rachman, Rahayu Sugiarti, Hery Subiantono, Sukarno, Heri Pudji Utami, dan Yaqud Ananda Gudban

Seperti sidang sesi pertama, Ketua Majelis Hakim, Cokorda Gede Arthana juga menyatakan para terdakwa ini terbukti bersalah. 

"Menimbang bahwa, para terdakwa telah menerima upah dari negara dan juga menerima uang gratifikasi dalam rapat pembahasan APBD-P, perbuatan para terdakwa menerima uang gratifikasi dan menyalahgunakan jabatannya sebagai anggota DPR," kata Cokorda saat sidang, Rabu (19/12/2018).

Sidang Kasus Korupsi 18 Anggota DPRD Kota Malang, Enam Terdakwa Divonis Lebih Dari 4 Tahun Penjara

Hakim menambahkan, perbuatan para terdakwa jelas-jelas melanggar pasal pasal 12 huruf a dan pasal 12 B tentang tindak pidana pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Mengadili, menyatakan para terdakwa, Abdul Rachman, Rahayu Sugiarti, Hery Subiantono, Sukarno, Heri Pudji Utami, dan Yaqud Ananda Gudban telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindakan pidana korupsi," beber Cokorda Gede Arthana.

Enam terdakwa pada sesi kedua itu dijatuhi hukuman pidana dan denda yang berbeda oleh hakim.

Halaman
123
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved