berita Tulungagung

Penyebab Anak Kandung Tikam Ayahnya Sendiri di Tulungagung karena Masalah Sepele

Pendik, pelaku yang tega tikam ayahnya sendiri, Imam Sujai (62) di Tuluagung diamankan kantor polisi. Dia menikam ayaklnya karena masalah sepele.

Penyebab Anak Kandung Tikam Ayahnya Sendiri di Tulungagung karena Masalah Sepele
Surabaya.Tribunnews.com/David Yohanes
Polisi melakukan olah TKP penusukan Imam Sujai (62) di Pasar Bendilwungu. Penyebab Anak Kandung Tikam Ayahnya Sendiri di Tulungagung karena Masalah Sepele 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - M Alvian Efendi (35) ilias Pendik, pelaku yang tega tikam ayahnya sendiri, Imam Sujai (62) diamankan di Polsek Sumbergempol, Tulungagung. Dia menikam korban lantaran masalah sepele. 

Sebelumnya beredar kabar jika Pendik sakit hati, karena saat minta uang tidak dikasih oleh Sujak, panggilan ayahnya. Namun, kepada pendampingnya di kantor polisi, Pendik kesal karena ayahnya terus ngomel.

Bahkan saat makan, Sujak terus mengomel kepada pelaku.

Tak kuat mendapat omelan, Pendik mengambil pisau dan menusuk perut bapaknya.

"Dia bisa cerita sehabis menusuk, pisaunya dilempar ke arah barat," ujar laki-laki bertubuh tegap ini.

Selama di kantor polisi, Pendik mendapatkan pendampingan tenaga medis, karena sebelumnya Pendik mengalami gangguan jiwa.

Menurut pendampingnya, Pendik dalam keadaan sehat. Bahkan saat diajak bicara, dia mampu bercerita dengan sangat runtut.

"Makanya perlu pemeriksaan untuk memastikan kondisi kejiwaannya," ucap sumber tadi.

Pendik pernah mengalami sakit jiwa sejak tahun 2011. Ia sudah dua kali dibawa ke RSJ Lawang, Malang.

Selama ini dia rutin minum obat, sehingga tidak pernah kambuh, apalagi sampai berbuat onar.

Pendik menusuk Sujak, Jumat (14/12/2018) pagi, di warung kopi milik Sujak di Pasar Bendilwungu, Kecamatan Sumbergempol.

Saat kejadian situasi pasar masih sepi, sehingga tidak ada saksi mata yang melihat kejadian itu.

Sujak kemudian berjalan ke Puskesmas Bendilwungu yang ada di sebelah selatan pasar.

Karena lukanya dalam, ia dirujuk ke RSUD dr Iskak. Sujak dirawat di red zone (zona kritis) IGD RSUD dr Iskak dan harus menjalani operasi.

Penulis: David Yohanes
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved