Berita Tulungagung
Pasutri di Tulungagung Tewas Diduga Dibunuh, Didik Dulu Dikenal sebagai Pengusaha Kayu dan Batu
Pasangan suami istri, Didik Adi Wibowo (56) dan Suprihatin (50) ditemukan tewas di rumahnya.
Penulis: David Yohanes | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Pasangan suami istri, Didik Adi Wibowo (56) dan Suprihatin (50) ditemukan tewas di rumahnya.
Rumah pasangan suami istri tersebut berada di Dusun Ngingas, Desa/Kecamatan Campurdarat, Kamis (8/11/2018) selepas magrib.
Keduanya diduga menjadi korban pembunuhan.
Baca: Upaya Yusril Utus MS Kaban Temui Rizieq Shihab Bahas Kontrak Politik, tapi Tak Direspons Prabowo
Baca: Ini Kata BIN Terkait Bendera Hitam Berujung Penangkapan Rizieq Shihab di Mekah
Baca: Diperiksa Polisi Arab Saudi, Habib Rizieq Shihab Alami Demam dan Flu Berat
Sebab keduanya ditemukan dalam kondisi bersimbah darah.
Didik dikenal sebagai pengusaha kayu dan batu.
"Tapi sudah lama dia gak aktif, usahanya mundur. Dia sempat mengurus STNK, karena rumahnya kan mepet dengan Samsat (Campurdarat)," ujar Kepala Desa Campurdarat, Dul Jalal.
Baca: Efek Tol Suramadu Gratis, Pakde Karwo : BPWS Bubar Dalam Waktu Dekat
Baca: Pengamat, Wawan Sobari: Relasi Politik Kalangan Pesantren di Pemilu 2019 Mulai Berubah
Hingga saat ini Didik diketahui mempunyai usaha jasa pengurusan STNK.
Jalal menambahkan, tidak pernah ada masalah Didik dengan warga sekitar.
Hubungan keduanya harmonis dengan para tetangga.
Karena itu Jalal sepenuhnya berharap pada kepolisian untuk mengungkap kasus ini.
Sementara warga lain, Add mengatakan, hari Senin keduanya masih terlihat.
Namun saat itu ada tiga orang yang datang urusan utang piutang.
"Saya tidak tahu pasti masalahnya, tapi yang saya tahu ada orang yang menagih utang," ujar Add.
Polisi masih menelisik setiap detail lokasi kejadian.
Termasuk mencari sidik jari yang tertinggal di lokasi.
Suprihatin ditemukan meninggal di ruangan depan, sementara Didik ditemukan di kamar belakang.
Kedua korban meninggal dengan bersimbah darah.