Kesehatan

Deteksi Gejala Keringat Berlebih (Hyperhidrosis) Dengan Betadine dan Tepung. Begini Caranya

Anda merasa mengalami keringat berlebih atau Hyperhidrosis? Untuk memastikan, coba diuji menggunakan Betadine dan tepung.

Deteksi Gejala Keringat Berlebih (Hyperhidrosis) Dengan Betadine dan Tepung. Begini Caranya
surabaya.tribunnews.com/delya oktovie
Penggunaan Betadine dan Tepung untuk mendeteksi gejala Hyperhidrosis 

SURYA.co.id | SURABAYA - Cuaca yang panas terkadang orang-orang yang mudah berkeringat menjadi tidak nyaman.

Tetapi pertanyaannya, apakah benar keringat itu keluar karena memang kepanasan, atau justru akibat hyperhidrosis?

Hyperhidrosis adalah suatu kondisi keringat berlebihan yang keluar dari bagian-bagian tubuh tertentu, dan memicu bau.

Kondisi ini merupakan hal yang natural, karena keringat berlebih diperlukan tubuh untuk menjaga suhu normal.

Baca: Hindari Pemotor yang Mengemudi Sambil Main Ponsel, Innova Nyemplung ke Pantai

Baca: ITS Luncurkan 2 Mobil Formula Untuk Berlaga di Jepang

Tetapi jika berlebihan dan berbau tidak sedap di bagian tubuh tertentu, dan terjadi ketika suhu tak begitu panas, bisa jadi dikarenakan oleh hyperhidrosis.

Untuk memastikan apakah seseorang mengidap hyperhidrosis atau tidak, dr. Menul Ayu Umborowati, SpKK dari Skin A Dermatology and Aesthetic Surabaya menggunakan dua bahan yang mudah didapat, yakni Betadine dan tepung yang mengandung glukosa.

Pertama-tama, oles Vetadine merata di bagian tubuh yang mengeluarkan keringat berlebih, kemudian bubuhi dengan tepung.

"Lalu ditunggu saja 1-2 menit. Kalau tidak ada perubahan warna, berarti keringat biasa, bukan hyperhidrosis. Sedangkan jika berubah warna ungu, berarti disebabkan oleh hyperhidrosis," jelas Menul, Senin (27/8/2018).

Pada pengidap hyperhidrosis yang sudah parah, warnanya bisa berubah menjadi hitam pekat.

Agar mendapat hasil akurat, Menul menyarankan mengetes di ruangan dengan suhu sejuk, atau langsung datang ke Skin A Dermatology and Aesthetic, Jl. Mayjen Yono Soewoyo no. 88, Dukuh Pakis, Surabaya. 

Baca: Museum Surabaya Dapat Hibah Koleksi Uang Kuno. Paling Tua Terbit Tahun 1855

Penulis: Delya Octovie
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved