Kilas Balik

HUT Pramuka 2018, ini Sejarah Gerakan Pramuka yang Dimulai Dari Kegelisahan Soekarno

Hari ini Gerakan Pramuka memperingati HUT ke-57. Mari kita ketahui lagi sejarah di balik lahirnya Pramuka yang muncul karena kegelisahan Soekarno.

HUT Pramuka 2018, ini Sejarah Gerakan Pramuka yang Dimulai Dari Kegelisahan Soekarno
ist/sultan Hamengkubuwono IX. blogspot.com
Presiden Soekarno (kiri) bersama Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Bapak Pramuka Indonesia 

SURYA.co.id | Hari ini, 14 Agustus 2018 adalah peringatan HUT Pramuka ke-57.

Di Indonesia, Gerakan Pramuka (Praja Muda Karana) telah memiliki sejarah yang panjang. Salah satunya lahir karena kegelisahan Soekarno terhadap gerakan-gerakan kepanduan di kurun waktu antara 1950 hingga 1960. 

Dikutip dari laman resmi Pramuka.or.id, Pramuka di Indonesia yang terinspirasi dari kegiatan kepanduan yang dikembangkan oleh Lord Baden Powell di Inggris, dibentuk oleh Presiden Soekarno atas dorongan para tokoh kepanduan di masa itu. 

Pada rentang waktu 1950 hingga 1960, di Indonesia muncul banyak organisasi kepanduan, termasuk yang berafiliasi pada partai politik.

Melihat hal tersebut, Soekarno yang menganggap bahwa organisasi kepanduan adalah salah satu komponen bangsa yang potensial dalam pembangunan bangsa dan negara, kemudian meleburnya dalam sebuah gerakan yang kini disebut Gerakan Pramuka. 

Maka, bertolak dari ketetapan MPRS No.II/MPRS/1960, pada 9 Maret 1961 Soekarno memberi amanat kepada pimpinan Pandu di Istana Merdeka untuk mengefektifkan kepanduan tersebut. 

Meski amanat diturunkan Soekarno pada 9 Maret, Pramuka baru benar-benar di perkenalkan kepada masyarakat pada 14 Agustus 1961 seiring dengan dianugerahkannya Panji Gerakan Pramuka dengan Keputusan Presiden RI nomor 448 tahun 1961. Karena itulah, 14 Agustus kemudian ditetapkan sebagai Hari Parmuka.

Baca: HUT Pramuka 2018, Bupati Sidoarjo dan Ratusan Pelajar Melepas Burung di Alun-Alun

Baca: Peringati Hari Pramuka ke-57, Pakde Karwo Buka KPN 2018

Gerakan Pramuka yang memiliki simbol tunas kelapa ini bertugas melaksanakan pendidikan kepanduan kepada anak-anak dan pemuda Indonesia. 

Perkembangan Gerakan Pramuka mengalami pasang surut dan pada kurun waktu tertentu kurang dirasakan pentingnya oleh kaum muda, akibatnya pewarisan nilai-nilai yang terkandung dalam falsafah Pancasila dalam pembentukan kepribadian kaum muda yang merupakan inti dari pendidikan kepramukaan tidak optimal.

Menyadari hal tersebut maka pada peringatan Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka ke-45 Tahun 2006, Presiden Republik Indonesia keenam, Susilo Bambang Yudhoyono mencanangkan Revitalisasi Gerakan Pramuka.

Pelaksanaan Revitalisasi Gerakan Pramuka yang antara lain berupaya melakukan pemantapan organisasi Gerakan Pramuka telah menghasilkan terbitnya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. 

Penulis: Eben Haezer Panca
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved