Berita Surabaya

Minum Es saat Buka Puasa Bikin Lemas? Begini Kata Ahli Gizi RS Husada Utama Surabaya

minuman hangat untuk menetralkan kondisi pencernaan, Titi pun menyarankan berbuka puasa memilih makanan yang memiliki rasa manis

Minum Es saat Buka Puasa Bikin Lemas? Begini Kata Ahli Gizi RS Husada Utama Surabaya
surabaya.tribunnews.com/delya oktovie
Ilustrasi minuman es 

SURYA.co.id | SURABAYA - Saat berbuka puasa, keinginan untuk menyantap berbagai makanan sangat kuat. Untuk sebagian orang, mungkin juga mendambakan membatalkan puasa dengan es campur atau es lainnya saat berbuka puasa tiba.

Namun, beredar kepercayaan di masyarakat bawa minum es saat buka puasa berimbas pada tubuh lemas keesokan harinya.

Terkait hal ini, ahli gizi Rumah Sakit Husada Utama, Titi Djayanti.AmdGz, menjelaskan meminum es saat berbuka puasa memang tidak sepenuhnya dibenarkan. Ini akan berdampak kembung atau rasa tidak nyaman pada perut.

"Pada saat berbuka puasa lebih diutamakan minum minuman yang memiliki suhu hangat atau suhu ruang. Tidak disarankan untuk minum yang dingin terlebih dahulu karena kondisi tubuh dalam waktu lama kosong. Minum hangat atau suhu ruang menghindari kembung dan rasa tidak enak pada perut," katanya.

Selain minuman hangat untuk menetralkan kembali kondisi pencernaan, Titi menyarankan agar saat berbuka puasa memilih makanan yang memiliki rasa manis seperti kurma.

"Makan makanan yang manis seperti kurma bisa mengembalikan energi lebih cepat. Selain manis kurma mengandung karbohidrat, protein, dan vitamin yang cukup," tambahnya.

Jadi artinya, berbuka puasa dengan es tentu tidak disarankan. Setelah berbuka dengan air dan kurma, juga tidak disarankan langsung makan makanan berat.

Tunggu sembari salat Maghrib dan kemudian lanjut dengan makan. Waktu untuk mengonsumsi es bisa dilakukan saat kondisi perut sudah terisi dengan makanan.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved