Berita Surabaya

Polisi Buru Sindikat Imam Sakram, Otak Pemalakan Perusahaan Ekspedisi, Setiap Aksi Libatkan 9 Orang

Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim terus mengembangkan kejahatan pemalakan dilakukan kelompok Imam Sakram.

Penulis: Fatkhul Alami | Editor: Parmin
surya/ahmad zaimul haq
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim terus mengembangkan kejahatan pemalakan dilakukan kelompok Imam Sakram. Polisi memburu anggota kelompok Imam Sakram yang tersebar di beberapa tempat.

 
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Ambariyadi Wijaya mengaku, kelompok Imam ini cukup banyak.

"Kelompok ini (Imam Sakram) banyak, saat beraksi beda-beda anggotanya. Satu anggota bisa 8 sampai 9 orang," sebut Ambariyadi, Senin (21/5/2018).

Ambariyadi mengaku, Imam Sakram menjadi otak dari jaringan kejahatan pemalakan terhadap perusahaan-perusahaan jasa angkutan atau ekspedisi. Dia ditangkap di rumahnya di Pasuruan.

Sedangkan pelaku lainnya, ada yang ditangkap di Porong Sidoarjo, Mojokerto, Surabaya, dan daerah lainnya.

Dari penangkapan Imam Sakram dkk, polisi mengamankan dua motor, puluhan buku rabungan bang, ATM, stiker tulisan Sakram, dan beberapa STNK sebagai barang bukti.

"Kami yakin pelakuka banyak, kami masih terus menembangkan dan menangani kasus ini," pungkas Ambariyadi.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved