Berita Banyuwangi

‎Traveler yang Keliling Dunia dengan Mobil Listrik ‎Mampir di Banyuwangi

Traveler asal Belanda, Wiebe Wakker (31), yang keliling dunia mengendarai mobil listrik mampir di Banyuwangi.

‎Traveler yang Keliling Dunia dengan Mobil Listrik ‎Mampir di Banyuwangi
surabaya.tribunnews.com/haorrahman
Wiebe Wakker bersama mobil listriknya di Pendopo Banyuwangi 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Traveler asal Belanda, Wiebe Wakker (31), yang keliling dunia mengendarai mobil listrik mampir di Banyuwangi.

Wiebe yang tercatat sebagai lulusan Art and Economic, di University of Art di Utrecht, Belanda, tiba ini Banyuwangi, Selasa (13/3/2018).

Dengan mengendarai mobil listrik VW Golf yang telah dimodifikasi, Wiebe tiba di Banyuwangi setelah keliling dunia dengan melintasi 31 negara.

Wiebe berada di Banyuwangi selama dua malam untuk istirahat dan merecharge baterai mobil, sebelum melanjutkan perjalanannya menuju Timor Leste. Selama berada di Banyuwangi dia mengaku sangat terkesan, terutama bangunan-bangunan peninggalan Belanda.

Dia juga sempat merasakan kuliner sate ayam dan menyaksikan salah satu kesenian khas Banyuwangi.

“Banyuwangi ini daerah yang menyenangkan. Saya rasa Banyuwangi kota yang menarik untuk dieksplore ke luar,“ kata Wiebe saat bertemu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, di pendopo kabupaten Rabu (14/3/2018).

Wiebe mengatakan, tujuan utama keliling dunia ini untuk kampanye mobil listrik sebagai mobil yang ramah lingkungan dan hemat energi.

Menurutnya belum banyak negara yang menggunakan mobil listrik. Mobil listrik Wiebe mampu menempuh jarak ribuan kilometer dengan kecepatan 180 km/jam. Untuk pengisian bahan bakar, membutuhkan charge baterai selama 12 jam.

"Itu bisa dilakukan di manapun. Baterai yang penuh bisa untuk melakukan perjalanan hingga 200 km,” kata dia.

Menurutnya, butuh waktu panjang mengubah kebiasaan orang dengan mobil elektrik, karena mereka beranggapan mobil ini tidak mampu untuk melakukan perjalanan jauh.

“Dengan keliling dunia, saya ingin yakinkan bahwa mobil ini mampu menempuh perjalanan ribuan kilometer,” kata Wiebe

Bupati Anas menyambut hangat kedatangan Wiebe. Anas berterima kasih karena Wiebe singgah di Banyuwangi.

“Dengan keliling dunia menggunakan mobil listrik ini, sangat menginspirasi kami untuk peduli pada lingkungan,” kata Anas.

Banyuwangi sendiri, kata Bupati Anas, sangat peduli terhadap kelestarian lingkungan. Bahkan, sejak 2013 Banyuwangi telah mencanangkan gerakan sedekah oksigen. Gerakan mengajak masyarakat untuk peduli lingkungan dengan cara menanam pohon sebanyak-banyaknya di lingkungan masing-masing.

“Bagi kami menjaga kelestarian lingkungan sangatlah penting. Dengan banyaknya pohon bisa menghasilkan udara yang bersih dan segar,” kata Anas. 

Penulis: Haorrahman
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help