Berita Sidoarjo
Trenyuh, saat Truk Terbakar di SPBU Berbek, Budianto Sebut Nama Kernetnya : 'Tolong Kusno'
'Dia telepon bilang 'tolong.. tolong.. Kusno.. Kusno..' Saya dengar dia minta tolong begitu.'
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SURABAYA - Jenazah korban kebakaran truk bermuatan Tabung Gas 50 Kg di SPBU Berbek, Sidoarjo belum diketahui identitasnya.
Saat ini jenazah korban yang hangus terbakar itu diperiksa di Rumah Sakit Bhayangkara.
Sementara Budianto, sopir Truk Galon, M Arifin, sopir truk elpiji, dan Nasrullah Komarudin, operator SPBU sedang mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Royal, Rungkut.
Dua korban kebakaran M Arifin dan Nasrul Komarudin saat ini kritis, dan akan dirujuk ke RSUD Dr Soetomo.
Saat ini keluarga Nasrul sedang mengurus berkas, sementara keluarga M Arifin belum terlihat di rumah sakit.
Budianto, supir truk galon menurut kerabat mengalami luka di bagian wajah dan dua tangan.
"Iya luka hanya di bagian wajah dan kedua tangan, karena menurut cerita waktu kebakaran mobil Tabung Gas yang berada pas di depannya, dia mundurkan mobil sambil menutupi wajah. Jadi mundur tidak beraturan," jelas Ahmad Rokib, atasan Budianto dan Kusno yang menunggu di IGD Rumah Sakit Royal.
Ahmad melanjutkan jika dirinya mendapatkan telepon dari Budianto. Dalam sambungan telepon Budianto meminta tolong.
"Dia telepon bilang 'tolong.. tolong.. Kusno.. Kusno..' Saya dengar dia minta tolong begitu. Tadi saya nggak tanya Budianto, Kusno di mana. Saya bilang ke dia tenangkan diri saja. Tapi saya berpikir 99,99 persen jenazah itu jenazah Kusno karena menurut cerita dia turun ke dekat dispenser persiapan melakukan pengisian," kisahnya.