Gresik Raih Indonesia Digital Society Award
"Ini semuannya untuk masyarakat dalam memberikan kemudahan informasi untuk mengaksesnya,"
Penulis: Adi Agus Santoso | Editor: Adi Agus Santoso
SURYA Online, GRESIK - Untuk yang pertama kalinya Pemkab Gresik memboyong penghargaan runner Up Overal Society kategori Indonesia Digital Sosiety Award (IDSA) 2014 tingkat nasional. Selain Gresik, penghargaan serupa juga diperoleh Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Badung.
Penghargaan diserahkan langsung Menteri Kominfo Tifatul Sembiring kepada
Wakil Bupati Gresik HM Qosim, di Grand Atrium Mal Kota Casablanka Jl Casablanka Raya Kav 88 Jakarta.
Wakil Bupati Drs. HM Qosim mengatakan, penghargaan IDSA adalah ajang penghargaan untuk pemerintah kota/kabupaten di seluruh Indonesia mengenai penerapan dan pembangunan Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK).
Terkait dengan IDSA, Gresik telah membangun sistem TIK dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat agar bisa mengakses dengan mudah, seperti sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) di DPPKAD. PBB On Line, Sistem Informasi Kesehatan (Simpokes) Dinkes, LPSE, sistem pelayanan Informasi Perizinan secara elektronik (SPIPISE) di Badan Perizinan dan Penanaman Modal Daerah, e-KTP, juga telah dibangun jaringan fiber optic di wilayah kota, dan dibangunnya aplikasi data centre.
Di beberapa tempat umum dan strategis, juga telah disiapkan Wi FI gratis, seperti di alon-alon, budaran perum GKB, Wahana Ekpresi Pusponegoro, kantor perpustakaan, dan di pendopo seluruh kecamatanse. "Ini semuannya untuk masyarakat dalam memberikan kemudahan informasi untuk mengaksesnya," ujar HM Qosim.
Ketua Dewan Juri IDSA 2014, Cahyana Ahmadjayadi, IDSA 2014 diikuti 254 pemerintah daerah yang terdiri 70 kota, dan 184 kabupaten, yang telah mengisi angket potret digitalisasi di wilayah masing-masing. Penilaian meliputi inisiatif, kepemimpinan, pemakaian dan pemanfaatan penyelenggaran pemerintah dan pelayanan umum berbasis digital.