Letusan Kelud dan Sumpah Lembu Suro
Sumpah Lembu Suro di sisa napas terakhirnya terbukti. Setiap 20 tahun sekali ia akan meledakkan kemarahannya memusnahkan Kediri dan sekitarnya!
GUNUNG Kelud meletus. Sumpah Lembu Suro terbukti. Sumpah untuk menghancurkan perdikan, daerah kekuasaan Prabu Brawijaya. Lembu Suro, pria berwajah lembu korban tipu daya Prabu Brawijaya yang sebelumnya berjanji akan menikahkan putrinya, Dyah Ayu Pusparani, bila Lembu Suro sanggup merentangkan busur panah Kyai Garudayeksa dan gong Kiai Sekardelima.
Lembu Suro mampu melakukan keduanya, namun Prabu Brawijaya dan putrinya ingkar janji karena wajah Lembu Suro yang buruk rupa. Kemudian Lembu Suro diminta menggali sumber air yang bakal menjadi kuburnya. Begitu Lembu Suro berada di bawah, Prabu Brawijaya dan Dyah Ayu Pusparani segera menguburnya hidup-hidup.
Menjelang napas terakhir Lembu Suro bersumpah akan meledakkan kemarahan dalam bentuk letusan setiap 20 tahun sekali untuk memusnahkan wilayah kerajaan Prabu Brawijaya. Ia membakar habis Kediri dan sekitarnya sebagai wujud janji yang tak pernah terbayar.
Kisah Lembu Suro hanya legenda. Letusan Kelud adalah hal normal. Menjadi rangkaian gunung api mediterania segaris dengan gunung Sinabung, bila satu gunung terpicu aktif gunung-gunung yang selempeng juga aktif secara bersamaan.
Ferril Irham Muzaki
Mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Malang