Ramadan 2026
Cara Simpan Bumbu Dasar Awet 10 Bulan, Masak Sahur dan Buka Puasa Jadi Lebih Cepat
Stok bumbu dasar putih, merah, dan kuning yang bisa digunakan hingga 30 hari bahkan lebih jika disimpan dengan benar.
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Executive Chef Hotel Santika Pandegiling Surabaya Chef Ervin Triana sarankan stok bumbu dasar putih, merah, dan kuning, agar masak sahur dan berbuka sepanjang Ramadan lebih praktis.
- Bumbu harus ditumis hingga tanak, didinginkan, lalu disimpan di wadah kedap udara dalam kulkas atau freezer agar awet hingga 10 bulan.
- Gunakan garam sebagai pengawet alami dan sendok bersih saat mengambil bumbu, sehingga masakan tetap variatif dan lezat sepanjang Ramadan.
SURYA.CO.ID, SURABAYA – Memasak saat sahur dan berbuka puasa sering kali menjadi tantangan tersendiri karena waktu yang terbatas.
Namun, ada cara praktis agar aktivitas di dapur selama Ramadan lebih hemat waktu dan tenaga.
Bumbu Dasar Putih, Merah dan Kuning
Executive Chef Hotel Santika Pandegiling Surabaya, Chef Ervin Triana membagikan tips menyiapkan stok bumbu dasar putih, merah, dan kuning yang bisa digunakan hingga 30 hari bahkan lebih jika disimpan dengan benar.
- Menyiapkan bumbu dasar sejak awal Ramadan adalah kunci agar memasak lebih praktis tanpa mengurangi cita rasa.
- Kombinasi ketiga bumbu tersebut bisa menghasilkan variasi masakan berbeda.
- Campuran bumbu putih dan merah masing-masing satu sendok bisa digunakan untuk membuat kalio telur, ayam, maupun tahu.
- Bumbu putih dikombinasikan dengan kuning bisa menjadi dasar lodeh.
- Bumbu kuning dan putih juga dapat diolah menjadi laksa.
“Harus tahu pencampurannya supaya tidak monoton dan tetap variatif selama 30 hari puasa,” jelasnya, Kamis (19/2/2026).
Proses Memasak Agar Tak Mudah Basi
Agar bumbu tidak mudah basi, proses memasak menjadi hal penting.
Bumbu harus ditumis hingga benar-benar matang atau tanak, yang ditandai dengan minyak terpisah dari bumbu.
Baca juga: Tengkleng Soto Balungan untuk Buka Puasa, Kombinasi Masakan dengan Citarasa Gurih Pedas
“Supaya tidak langu, bumbu sebaiknya ditumis dulu sebelum dihaluskan, lalu ditumis kembali dengan minyak bersih sampai benar-benar tanak,” katanya.
Proses ini membuat kadar air berkurang sehingga bumbu lebih awet saat disimpan.
Dinginkan Sebelum Disimpan
Setelah bumbu matang, dinginkan terlebih dahulu sebelum disimpan.
Ia menyarankan untuk menggunakan wadah kaca atau kontainer plastik kedap udara.
Bumbu kemudian disimpan di kulkas bersuhu dingin. Untuk ketahanan maksimal, simpan di freezer.
“Kalau dibekukan bisa tahan sampai 10 bulan. Harus benar-benar beku,” tegasnya.
Gunakan sendok bersih setiap kali mengambil bumbu agar tidak cepat berjamur.
Garam Jadi Pengawet Alami
Penambahan garam juga penting sebagai pengawet alami, namun penggunaannya saat memasak tetap harus diperhatikan agar tidak terlalu asin.
Selain tiga bumbu dasar, Chef Ervin juga menyarankan menyiapkan bumbu spesifik seperti bumbu bakso, bumbu Bali, serta bumbu opor atau gulai sesuai kebutuhan keluarga.
Dengan stok bumbu yang sudah siap, memasak sahur dan berbuka puasa jadi lebih praktis, hemat waktu, dan tetap lezat sepanjang Ramadan.
BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Multiangle
Meaningful
SURYA.co.id
Ervin Triana
Hotel Santika Pandegiling
Surabaya
Ramadan 2026
Ramadan 1447H
| Jadwal Buka Puasa Hari Ini Jumat 20 Maret 2026, Besok 21 Maret Idul Fitri 1447 H |
|
|---|
| Doa Allahumma Taqabbal Shiyamana: Arab, Latin, dan Terjemahan Lengkap |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Surabaya Hari Ini Jumat 20 Maret 2026, Idul Fitri 1447H Jatuh Besok Sabtu 21 Maret |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Surabaya Hari Ini Kamis 19 Maret 2026, Live Streaming Sidang Isbat Idul Fitri |
|
|---|
| Bacaan Doa Akhir Ramadan Sesuai Ajaran Rasulullah SAW |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Executive-Chef-Hotel-Santika-Pandegiling-Surabaya-Chef-Ervin-Triana-membagikan.jpg)