Jumat, 24 April 2026

Libur Natal dan Tahun Baru

Berlibur ke Malang Raya, Wisatawan Pilih Naik Bus Trans Jatim : Murah dan Nyaman!

Banyak wisatawan yang memanfaatkannya, naik dari depan Stasiun Malang usai turun dari kereta api, menuju Kota Batu

Penulis: Benni Indo | Editor: Titis Jati Permata
(Ho/Campus League)/IG @ratna_listy/Benni Indo
MAKIN DIMINATI - Puluhan penumpang antrem hendak naik bus Trans Jatim Koridor I Malang Raya di halte Kayutangan Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (26/12/2025). Memasuki libur akhir tahun, bus Trans Jatim diminati banyak orang, termasuk wisatawan. 

Ringkasan Berita:
  • Sejak diluncurkan 20 November 2025, bus Trans Jatim Koridor I Malang Raya makin diminati. Tercatat, jumlah penumpang alami lonjakan
  • Banyak wisatawan yang memanfaatkannya, naik dari Stasiun Malang menuju Kota Batu untuk berwisata di musim libur akhir tahun
  • Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra sebut Bus Trans Jatim diminati karena bisa mengurangi potensi kemacetan daripada menggunakan kendaraan pribadi

 

SURYA.CO.ID, MALANG - Bus Trans Jatim yang melintas di Kota Malang menjadi magnet wisatawan yang ingin menghabiskan waktu libur akhir tahun di Malang Raya dan sekitarnya.

Banyak wisatawan yang memanfaatkannya, naik dari depan Stasiun Malang usai turun dari kereta api, menuju Kota Batu.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menuturkan, sejak operasional bus diluncurkan 20 November 2025, peminatnya bertambah.

Baca juga: Rute Terbaru Bus Trans Jatim Koridor I Malang Raya, Shelter Ini Yang Paling Ramai Penumpang 

"Bus Trans Jatim banyak diminati dan bisa mengurangi potensi kemacetan karena warga beralih menggunakan transportasi umum daripada kendaraan pribadi," ujarnya, Jumat (26/12/2025).

Laporan yang ia terima saat ini menyebutkan, jumlah penumpang Trans Jatim telah mencapai sekitar 83 ribu orang.

Bus Trans Jatim Makin Diminati di Malang Raya

Widjaja menambahkan, dalam delapan hari terakhir sejak mulai libur pada 22 Desember, minat masyarakat terhadap layanan ini terus meningkat. Okupansinya mencapai 80 persen. 

Dampak mulai beralihnya pemilik kendaraan pribadi ke transportasi umum mulai terlihat.

Widjaja Saleh Putra, menyebut kepadatan mobilitas saat ini bukan didominasi kendaraan roda dua, melainkan kendaraan roda empat.

Layanan transportasi publik Trans Jatim dinilai cukup membantu mengurangi kepadatan arus lalu lintas.

"Ini cukup membantu, masyarakat yang turun dari kereta mulai banyak memanfaatkan Trans Jatim,” ujar Widjaja.

Penumpang KA Juga Alami Lonjakan

Laporan terbaru PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang di Stasiun Malang seiring memasuki masa Angkutan Nataru.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan pada 24 Desember 2025 tercatat sebanyak 8.300 penumpang menggunakan layanan kereta api di Stasiun Malang.

Ia menyebut bahwa peningkatan volume penumpang dipicu momentum libur akhir tahun serta cuti bersama yang ditetapkan pemerintah pada Jumat, 26 Desember 2025.

Selama periode Angkutan Nataru yang berlangsung mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, Stasiun Malang menargetkan 112.001 penumpang, terdiri atas 59.833 penumpang berangkat dan 52.168 penumpang tiba. 

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved