Pemprov Jatim Lampaui Target Program E-Learning ASN Berintegritas dari KPK
Pemprov Jatim melampaui capaian dalam Program E-Learning ASN Berintegritas yang digagas Komisi Pemberantasan Korupsi RI.
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Provinsi Jawa Timur melampaui target Program E-Learning ASN Berintegritas yang digagas oleh KPK RI.
- Sebanyak 3.177 ASN Jawa Timur aktif mengikuti pembelajaran digital antikorupsi, mencapai 105,9 persen dari target.
- Gubernur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan langsung dari Ketua KPK RI Setyo Budiyanto di Jakarta.
- Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen ASN Jawa Timur dalam membangun birokrasi yang profesional dan transparan.
SURYA.co.id, SURABAYA – Pemprov Jatim melampaui capaian dalam Program E-Learning ASN Berintegritas yang digagas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.
Dari target 3.000 peserta, sebanyak 3.177 ASN Jatim tercatat aktif mengikuti pembelajaran digital antikorupsi.
Angka ini mencapai 105,9 persen, menjadikan Jawa Timur salah satu daerah dengan komitmen paling nyata dalam memperkuat budaya integritas birokrasi.
Penghargaan atas capaian tersebut diserahkan langsung oleh Ketua KPK RI Setyo Budiyanto kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Kantor LAN RI, Jakarta, Rabu (17/6/2026).
“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh ASN Jawa Timur. Ini menjadi bukti bahwa integritas tidak hanya berhenti sebagai nilai, tetapi harus benar-benar diimplementasikan dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan,” ujar Khofifah dalam rilis yang dikirimkan ke SURYA.co.id, Kamis (18/6/2026).
ASN Jatim Jadi Role Model
Khofifah menyebut, capaian ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata komitmen ASN Jatim dalam membangun birokrasi yang profesional, akuntabel, dan transparan.
“Integritas adalah fondasi utama pelayanan publik. Kompetensi yang tinggi harus berjalan beriringan dengan integritas yang kuat,” ujarnya.
Program E-Learning ASN Berintegritas sendiri dirancang KPK RI dengan pendekatan interaktif melalui video, infografis, simulasi studi kasus, hingga modul berbasis pengalaman nyata.
Baca juga: Gara Gara Kupon Peserta Jalan Sehat 1 Muharram Di Surabaya Protes, Pemprov Jatim Minta Maaf
Tujuannya, bukan hanya meningkatkan pemahaman, tetapi juga mendorong perubahan perilaku ASN.
“Saya sangat mengapresiasi program ini karena dirancang tidak hanya untuk meningkatkan pemahaman ASN terhadap nilai-nilai integritas dan antikorupsi, tetapi juga mendorong perubahan perilaku serta penguatan budaya kerja yang berintegritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” tutur Khofifah.
Reformasi Birokrasi Digital
Menurut Khofifah, transformasi birokrasi di era digital menuntut aparatur yang bukan hanya cerdas dan adaptif, tetapi juga berkarakter.
“Birokrasi kelas dunia dimulai dari aparatur yang berkarakter, beretika, dan berintegritas tinggi. Karena itu, penguatan integritas harus menjadi gerakan bersama dan budaya kerja yang terus kita rawat,” ujarnya.
Nilai-nilai antikorupsi yang ditanamkan meliputi kejujuran, tanggung jawab, keberanian, kesederhanaan, kepedulian, disiplin, keadilan, hingga kerja keras.
“Yang paling penting, nilai-nilai antikorupsi menjadi fondasi utama agar para ASN dapat memberikan pelayanan publik yang semakin profesional dan berkualitas,” tambahnya.
Sinergi Nasional
| Le Minerale Surabaya Marathon 2026 Targetkan 10 Ribu Peserta dan Sport Tourism |
|
|---|
| Ternyata Elza Syarief Bukan Mundur dari Pengacara Sony Sonjaya tapi Dicabut Kuasanya Oleh Pihak Ini |
|
|---|
| Membedah Beda Pendapat Iran dan Trump Soal Kesepakatan: Memorandum Dulu, Damai Belakangan |
|
|---|
| Sosok Polisi yang Ditangkap Mahasiswa UMY di Dalam Kampus Usai Demo, Polda DIY Berdalih Pengamanan |
|
|---|
| Besaran Gaji Kepala BGN Beserta Tunjangannya, Jadi Sorotan Gara-gara Kasus Korupsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/dikembangkan-KPK-RI-dengan-pendekatan-interaktif-dan-reflektif.jpg)