Kamis, 11 Juni 2026

Ascott Waterplace Surabaya Hadirkan Konsep Elevated Afternoon Tea dan Musik Klasik

Ascott Soiree mengusung konsep Elevated Afternoon Tea dengan suguhan artisan teh dari Bali.

Tayang:
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Titis Jati Permata
Surya.co.id/Nur Ika Anisa
MENIKMATI TEH - Tamu dari Jepang di Ascott Waterplace Surabaya yang tengah menikmati afternoon tea, Sabtu (6/6/2026). Ascott Soiree mengusung konsep Elevated Afternoon Tea dengan suguhan artisan teh dari Bali. 

Ringkasan Berita:
  • Ascott Waterplace Surabaya menyelenggarakan acara Ascott Soiree bertajuk Elevated Afternoon Tea.
  • Acara ini merayakan Hari Musik Sedunia dengan kolaborasi bersama produsen teh artisan Bali, Brew Me Tea.
  • Para tamu menikmati pengalaman sensorik teh yang dipadukan dengan pertunjukan musik biola dan selo.
  • Kegiatan ini bertujuan melestarikan kekayaan seni budaya sekaligus mempererat hubungan antarmanusia.

 

SURYA.co.id, SURABAYA- Hotel di Surabaya menghadirkan pengalaman afternoon tea dengan konsep baru, sekaligus menyambut perayaan Hari Musik Sedunia.

Ascott Soiree mengusung konsep Elevated Afternoon Tea dengan suguhan artisan teh dari Bali.

Kali ini Ascott Waterplace Surabaya membawa suguhan musik intrumen biola dan cello didepan para tamu domestik dan tamu asing dari China, India dan Jepang, Afternoon Tea di Residents Lounge, Sabtu (6/6/2026).

Tak Sekadar Acara Seni dan Budaya

Ana Maharti, Perwakilan Ascott Waterplace Surabaya mengatakan tahun ketiga Ascott Soiree ini disebut bukan sekadar acara seni maupun budaya, tapi acara untuk mendekatkan dan menghubungkan audience dengan para seniman, budayawan dan komunitas.

“Sehingga usaha pelestarian kekayaan seni, budaya dan kerajinan ini sekaligus mendekatkan kita sebagai manusia" tuturnya, Rabu (10/6/2026).

Baca juga: Dilmah Mixology Playoff 2026 Surabaya: Inovasi Minuman Teh dari Seluruh Indonesia

Acara ini berkolaborasi dengan Brew Me Tea, sebuah produsen teh artisan khas Bali. 

Para tamu tidak hanya berkesempatan untuk menikmati alunan classic live music dengan tea pairing, namun juga diajak untuk menyelami cerita dan perjalanan variasi teh yang asli ditanam di Bali melalui - Tea Sensory Journey.

Aroma Rasa dan Karakteristik Teh

Sebuah momen dimana setiap tamu disuguhkan dengan segelas teh dalam double wall glass serta daun teh kering.

Selama momen ini para peserta dapat mencicipi aroma, rasa serta karakteristik teh beserta cerita yang dibawa oleh setiap jenis teh saat produksi.

Selama acara berlangsung, mulai dari Tea Sensory Journey hingga Tea Pairing, para tamu menunjukkan antusiasmenya pada beragam rasa yang dibawa.

Pilihannya pun berbeda-beda. Ada yang suka dengan Organic Balinese Oolong Tea yang beraroma sedikit smooky dan nutty, atau La Vie en Rose Tea yang terasa sangat feminim dengan campuran pucuk bunga mawar dengan aftertaste vanilla yang harum.

Namun ada juga yang suka dengan Apple Pie Tea, teh dengan warna keemasan paduan daun teh dengan buah apel dan bunga Marigold.

Mewah dan Menawan

Sementara itu Bagi Mrs. Candice, ekspatriat asal China, La Vie en Rose menjadi pengalaman yang paling berkesan.

"Saya suka dengan La Vie en Rose, terasa mewah dan menawan, baunya juga harum mawar, saya kebetulan suka mawar, jadi ini cocok dengan saya" ujar Candice.

Organic Balinese Oolong

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved