Kronologi Mobil Brio Terjun Bebas dari Flyover Gubeng Surabaya, Ternyata Ini Penyebabnya
Polisi mengungkap penyebab mobil Brio terjun bebas dari Flyover Gubeng Surabaya. Diduga pengemudi mengantuk dan cekcok dengan wanita.
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
- Kecelakaan tunggal mobil Honda Brio terjadi di Flyover Gubeng Surabaya Jawa Timur (Jatim) pada Selasa (9/6/2026) dini hari.
- Polisi menduga kecelakaan disebabkan oleh pengemudi berinisial JS (36) yang mengantuk serta sempat terlibat cekcok dengan teman wanitanya, IR (25).
- Kedua korban hanya mengalami luka ringan dan dipastikan selamat berkat sabuk pengaman, sementara polisi membantah adanya pengaruh alkohol.
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Satlantas Polrestabes Surabaya membeberkan hasil penyelidikan kecelakaan tunggal mobil Honda Brio yang terjun bebas dari Jembatan Flyover Gubeng di Jalan Gubeng Pojok, Kelurahan Ketabang, Kecamatan Genteng, Surabaya, Jawa Timur (Jatim).
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 01.20 WIB.
Kecelakaan bermula saat mobil bernomor polisi L-1184-ADT yang dikemudikan oleh pria berinisial JS (36) bersama penumpang wanita berinisial IR (25), melaju dari arah barat ke timur di ruas jalan viaduk depan Mall Grand City sekitar pukul 01.00 WIB.
Saat melintas di lokasi kejadian, pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya hingga menabrak pembatas jalan.
Mobil kemudian terjun bebas dari ketinggian dan mendarat di sebidang tanah dekat bantaran sungai di Jalan Gubeng Pojok.
Baca juga: Mobil Brio Terjun Bebas dari Flyover Gubeng Surabaya, Pengemudi Diduga Mabuk
Penyebab Kecelakaan: Mengantuk dan Cekcok
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya, AKP Supriono, mengungkapkan dugaan sementara penyebab kecelakaan ini adalah hilangnya konsentrasi pengemudi akibat mengantuk, dan adanya perselisihan di dalam mobil.
"Dugaan sementara pengemudi mengantuk atau ada cekcok dengan penumpang yang ada di sebelahnya," ujar AKP Supriono di Surabaya, Rabu (10/6/2026).
Polisi juga mengonfirmasi status hubungan antara pengemudi dan penumpang wanita tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, keduanya bukanlah pasangan suami istri (pasutri).
"Kalau suami istri, bukan. Berteman saya rasa," tambah Supriono.
Polisi juga menambahkan bahwa di lokasi kejadian tidak ditemukan adanya bekas pengereman sebelum mobil terjun.
Korban Selamat Berkat Sabuk Pengaman
Meskipun mobil sempat terbalik saat terjun dari ketinggian, kedua korban dilaporkan hanya mengalami luka ringan.
AKP Supriono memastikan, bahwa benturan fatal pada bagian kepala berhasil terhindari karena kedua penumpang menggunakan sabuk keselamatan (seatbelt) secara benar.
Berikut adalah kondisi terkini kedua korban:
- Pengemudi (JS, 36): Mengalami luka lecet pada tangan sebelah kiri.
- Penumpang (IR, 25): Mengalami luka lecet pada tangan sebelah kanan.
Sesaat setelah kejadian, kedua korban langsung mendapatkan penanganan pertama dari Tim Medis Pemkot Surabaya yang tiba di lokasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Kronologi-Mobil-Brio-Terjun-Bebas-dari-Fly-Over-Gubeng-Surabaya.jpg)