Selasa, 9 Juni 2026

Dampak Rupiah Melemah

Harga Beras Premium di Pasar Baru Gresik Merangkak Naik

Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Baru Gresik, Jalan Gubernur Suryo Kabupaten Gresik merangkak naik

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Sugiyono | Editor: Titis Jati Permata
Surya.co.id/Sugiyono
HARGA NAIK - Suasana Pasar Baru Gresik, Jawa Timur yang sepi pembeli, Minggu (6/6/2026). Penjual mengeluhkan kenaikan harga jual sejumlah kebutuhan pokok, yang membuat daya beli warga berkurang. 
Ringkasan Berita:
  • Harga beras premium di Pasar Baru Gresik mengalami kenaikan signifikan
  • Stok minyak goreng subsidi Minyakita dari Bulog masih terbatas
  • Harga daging ayam dan telur horn mengalami penurunan harga
  • Daya beli masyarakat menurun akibat persaingan dengan toko daring dan pedagang kaki lima

 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Baru Gresik, Jalan Gubernur Suryo Kabupaten Gresik merangkak naik, Minggu (7/6/2026)

Kenaikan harga sembako ini membuat pembeli mengurangi jumlah belanjaannya.

Harga Sembako yang Naik

Harga kebutuhan pokok yang merangkak naik yaitu beras premium jenis Coco mencapai Rp 85.000 per 5 kilogram, beras premium jenis lahap Rp 77.000 per 5 kilogram.

Sedangkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tetap stabil Rp 60.000 per 5 kilogram.

Baca juga: Blusukan ke Pasar Banjarejo, Khofifah Ungkap Harga Sembako Dipastikan Tetap Aman

"Harga beras premium terus naik. Beras SPHP tetap stabil Rp 60.000 per lima kilogram. Harga premium terus naik. Tapi, keuntungan semakin sedikit. Lima kilogram ambil untung Rp 1.000 sangat susah, sebab belum biasa angkut dan plastik yang ikut naik," kata salah satu pedagang sembako di Pasar Baru Gresik yang enggan disebutkan namanya, kepada SURYA.co.id.

Begitu juga harga minyak goreng subsidi minyak kita masih kurang melimpah, sebab pengiriman dari Bulog dibatasi. Sehingga, stok selalu terbatas.

"Minyak kita dari Bulog dibatasi, sehingga tidak bisa melimpah. Sementara, minyak goreng non subsidi harganya lebih mahal," imbuhnya. 

Harga Ayam Potong Turun

Sementara Ketua Paguyuban Pasar Baru Gresik, Edy Chumaidi mengatakan, setok minyak goreng subsidi minyak kita masih ada.

Harga daging ayam turun menjadi Rp 33.000 dari Rp 36.000 per kilogram dan telur horn juga turun menjadi Rp 26.000 per kilogram dari Rp 27.000 per kilogram.

"Informasinya, akan ada kenaikan harga minyak goreng subsidi minyak kita. Tapi, sekarang masih harga lama yaitu Rp 16.000 per liter. Sementara harga lainnya juga turun," kata Edy.

Daya Beli Masyarakat Turun

Lebih lanjut Edy menambahkan, sekarang ini daya beli masyarakat menurun, sehingga pasar semakin sepi. 

Hal itu salah satunya disebabkan banyaknya pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Pasar Gresik mulai malam hari sampai sore hari dan adanya toko online.

"Pembelian pedagang di Pasar Gresik ini melemah, sehingga pedagang sepi pembeli. Bisa karena banyak toko online dan PKL di sekitar Pasar," katanya. 

BACA BERITA SURYA.co.id LAINNYA DI GOOGLE

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved