Dua Pria Terekam CCTV Bobol Rumah Mantan Wali Kota Surabaya
Para pelaku berhasil masuk ke dalam dua kamar utama mengobok-obok seisi lemari dan laci untuk mencari benda berharga.
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Rumah mantan Wali Kota Surabaya Raden Soekotjo Sastrodinoto dibobol oleh dua pria misterius
- Pelaku merusak gembok pagar dan pintu utama menggunakan tongkat besi saat kondisi rumah lengang
- Meskipun mengacak-acak dua kamar utama, pelaku hanya berhasil mencuri satu set bolpoin merek Parker
- Kejadian terekam kamera CCTV dan telah dilaporkan ke pihak Kepolisian Sektor Tegalsari untuk penyelidikan lebih lanjut
SURYA.co.id, SURABAYA - Dua pria terekam CCTV menyatroni rumah Wali Kota kesembilan Surabaya Raden Soekotjo Sastrodinoto di kawasan Kelurahan Keputran, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya, Jumat (5/6/2026) siang.
Informasinya, kedua pelaku berhasil memasuki rumah yang lengang tersebut, dengan cara merusak gembok pagar, lalu mencongkel pintu utama menggunakan tongkat besi panjang.
Para pelaku berhasil masuk ke dalam dua kamar utama mengobok-obok seisi lemari dan laci untuk mencari benda berharga.
Namun, tidak ada benda berharga yang berhasil dicuri oleh kedua pelaku.
Benda yang Dicuri
Penghuni rumah mencatat, benda yang berhasil diambil pelaku cuma satu set bolpoin merek Parker.
Selain itu, tidak ada korban jiwa atau luka dari para penghuni rumah, selama dua pria tersebut beraksi. Dua orang ART yang menjaga rumah tersebut, selamat.
Kasus tersebut sudah dilaporkan ke markas Kepolisian setempat untuk diselidiki. Kabarnya, sejumlah personel Polisi sudah melakukan pengecekan sekaligus olah TKP di rumah tersebut.
Cucu Dikabari Rumah Diobok-obok Maling
Menurut cucu sang wali kota, NW, pihaknya mengetahui adanya aksi pembobolan tersebut, setelah ditelepon dua orang pembantu atau asisten rumah tangga (ART) di rumah tersebut.
Para ART baru mengetahui rumah tersebut baru saja disatroni pelaku kejahatan, setelah melihat kondisi salah satu kamar dalam keadaan acak-acakan, sekitar pukul 16.30 WIB.
Saat ayahanda NW tiba di rumah tersebut lalu memeriksa file rekaman CCTV, ternyata terdapat dua orang pria misterius memasuki rumah secara paksa saat para ART tidak sedang berada di area tengah rumah, sekitar pukul 13.00 WIB.
"Kejadian kurang lebih jam 1 siang, dan ada 2 ART di rumah yang baru sadar sekitar jam 16.30 WIB, mereka mau nyalakan lampu teras. Kamar ART ada di belakang dan mereka waktu jalan ke depan lihat kamar sudah terbuka dan barang berantakan lemari pun berantakan," ujarnya saat dihubungi SURYA.co.id, Sabtu (6/6/2026).
Ciri-ciri Pelaku
Berdasarkan informasi yang dihimpun NW, para pelaku berjumlah dua orang berboncengan motor menuju ke lokasi. Usia mereka diperkirakan kisaran 30-an tahun.
Pelaku pertama tampak memakai jaket bewarna hitam, bercelana panjang warna biru muda, mengenakan helm bermotif garis warna merah, bermasker, dan bersandal jepit.
Lalu, pelaku kedua tampak memakai jaket bewarna hitam, bercelana panjang warna biru muda, mengenakan helm bermotif garis warna kuning, bersandal jepit, tapi tanpa masker.
| Masfuk Suntik Semangat Kader GMNI Lamongan, Minta Pemuda Siap Kelola Potensi Bangsa |
|
|---|
| Polisi Tangkap Residivis Pencurian di Sumbergempol Tulungagung |
|
|---|
| KAI Daop 7 Madiun dan Bank Jatim Jalin Sinergi Optimalkan Aset |
|
|---|
| Kisah Erna Handayati Asal Blitar, Ubah Tali Plastik Menjadi Omzet Puluhan Juta Rupiah |
|
|---|
| Sekolah Dasar di Surabaya Perkuat Pembiasaan Bahasa Inggris Melalui English Day |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/gembok-pagar-lalu-mencongkel-pintu-utama-dengan-tongkat-besi-panjang.jpg)