Revitalisasi Pasar tanpa Relokasi Ala Pemkot Surabaya, Target 15 Pasar Tradisional
Sebanyak 15 pasar tradisional di Surabaya masuk target proyek revitalisasi fisik selama 2026.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Dyan Rekohadi
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 15 pasar tradisional di Surabaya masuk target proyek revitalisasi fisik selama 2026.
- Pengerjaan proyek dilakukan fleksibel pada malam hari agar tidak mengganggu aktivitas pedagang.
- Target utama perbaikan difokuskan untuk memindahkan pedagang pasar tumpah jalanan kembali ke dalam.
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemkot Surabaya bersama PD Pasar Surya bergerak cepat membenahi infrastruktur pasar.
Di tahun 2026 ini Pemkot Surabaya menargetkan revitalisasi pada 15 pasar tradisional di berbagai wilayah.
Upaya kolaboratif itu sengaja dilakukan demi mengikis citra kumuh dan becek agar kenyamanan aktivitas perdagangan ekonomi rakyat kembali bergairah.
Proses revitalisasi yang dijalankan Pemkot Surabaya bersama Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya menjangkau pasar di berbagai wilayah.
Melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP), revitalisasi tersebar di berbagai titik kota.
Program ini difokuskan pada peningkatan kualitas sarana dan prasarana pasar agar lebih layak, bersih, dan nyaman tanpa mengganggu aktivitas perdagangan.
Baca juga: Pemkot Surabaya Percantik Wajah KBS, Patung Surabaya Dicat Ulang
Target 8 Pasar Tuntas Bulan Ini
Kepala DPRKPP Kota Surabaya, Iman Krestian, menyampaikan bahwa pengerjaan dilakukan secara kolaboratif antara Pemkot dan pengelola pasar.
Dari total 15 pasar yang masuk program tahun ini, sebagian sudah mulai dikerjakan, termasuk Pasar Tembok Dukuh yang ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
“Jadi pasar-pasar ini yang dikerjakan kan ada yang dikerjakan PD Pasar sendiri. Contohnya Pasar Keputran Selatan itu PD Pasar yang mengerjakan. Ini semua bergerak bersama,” ujar Iman ketika dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (4/6/2026).
Ia menjelaskan, revitalisasi juga mencakup beberapa pasar lain seperti Wonokromo.
"Ini peningkatan kualitas, ada juga yang terkait pasar tumpah. Dari 15 itu mungkin sampai pertengahan tahun targetnya sekitar separuhnya selesai,” katanya.
Baca juga: Tinjau Revitalisasi Pasar Keputran Selatan, Wali Kota Surabaya : Target Rampung Akhir Agustus 2026
Siasat Perbaikan Pasar Tanpa Relokasi
Menurut Iman, seluruh pekerjaan dilakukan di pasar yang masih aktif beroperasi sehingga tidak memungkinkan adanya relokasi pedagang.
Karena itu, pengerjaan dilakukan secara bertahap dan fleksibel, termasuk pada malam hari atau menyesuaikan jam operasional pasar.
"Nggak ada relokasi. Ini pasar operasional, jadi kadang harus nunggu pedagang selesai jualan dulu baru dikerjakan. Bisa juga kerja malam, lalu besoknya dilanjut lagi,” jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/revitalisasi-pasar-keputran-Selatan.jpg)