Kamis, 4 Juni 2026

Waspada Infeksi Jantung pada Anak dan Cara Mengenali Gejalanya Sejak Dini

Infeksi yang menyerang otot jantung dikenal sebagai miokarditis yang dapat mengganggu fungsi pompa jantung. 

Tayang:
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Titis Jati Permata
istimewa/IDAI
KESEHATAN ANAK - dr. Sarah Rafika Nursyirwan, Sp.A, Subsp.Kardio(K) - Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Kardiologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dalam webinar, Selasa (2/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Dokter Sarah Rafika Nursyirwan menjelaskan bahaya infeksi jantung pada anak yang dapat berakibat fatal
  • Infeksi jantung dapat berupa perikarditis, miokarditis, dan endokarditis infektif yang dipicu virus atau bakteri
  • Indonesia menempati peringkat keempat dunia untuk kasus penyakit jantung rematik pada anak
  • Orang tua diimbau mengenali gejala dini dan segera melakukan pemeriksaan medis untuk mencegah komplikasi

 

SURYA.co.id, SURABAYA – Dokter spesialis anak dr. Sarah Rafika Nursyirwan, Sp.A, Subsp.Kardio(K) mengatakan infeksi jantung pada anak memang tergolong kasus yang jarang ditemukan.

Namun, penyakit ini tidak boleh dianggap sepele karena dapat menimbulkan komplikasi serius hingga mengancam nyawa apabila terlambat didiagnosis dan ditangani.

Sebagai organ vital yang bertugas memompa darah ke seluruh tubuh, jantung dapat mengalami gangguan ketika terinfeksi bakteri, virus, maupun akibat reaksi autoimun yang menyerang jaringan jantung.

Kondisi tersebut berisiko menyebabkan kerusakan katup jantung, penurunan fungsi pompa jantung, hingga gagal jantung jika tidak segera mendapat penanganan medis.

“Infeksi mengenai jantung tentunya bisa berakibat fatal karena kita ketahui organ jantung itu adalah organ sangat vital. Fungsinya sangat penting untuk memompa darah ke seluruh tubuh,” ucap dr. Sarah Rafika Nursyirwan, Sp.A, Subsp.Kardio(K) - Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Kardiologi IDAI dalam webinar, Selasa (2/6/2026).

Kenali Gejala Sejak Dini

Dokter Sarah menyebut bila terlambat dikenali, kondisinya dapat berdampak menyebabkan komplikasi berkelanjutan.

Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengenali gejala sejak dini dan segera memeriksakan anak ke fasilitas kesehatan apabila muncul tanda-tanda yang mencurigakan.

Infeksi jantung pada anak dapat terjadi di berbagai bagian jantung. 

Jika peradangan terjadi pada selaput terluar jantung, kondisi tersebut disebut perikarditis.

“Penyebab paling sering di seluruh dunia memang karena virus, tapi di Indonesia penyebabnya karena Tuberkulosis yang biasanya tidak teratasi dengan tuntas. Jadi hati-hati pada anak-anak juga bisa mengalami tuberkulosis yang dapat menyerang selaput luar jantung,” sebut dr. Sarah.

Virus Bisa Sebabkan Miokarditis

Sementara itu, infeksi yang menyerang otot jantung dikenal sebagai miokarditis yang dapat mengganggu fungsi pompa jantung. 

Miokarditis disebabkan oleh virus, salah satunya influenza.

“Segala usia bisa berisiko terutama pada bayi di bawah 5 tahun sangat rentan. Sebagian menyebutkan remaja, dan kondisi anak daya tahan tubuh menurun dan pengobatan autoimun,” sebutnya.

Peradangan pada lapisan terdalam jantung disebut endokarditis infektif.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved