Program Bunda Puspa Gresik 2026 Jangkau 80 Desa untuk Tekan Kemiskinan
Program Bunda Puspa Gresik 2026 diperluas ke 80 desa di 8 kecamatan untuk menekan kemiskinan, stunting dan memperkuat ekonomi perempuan.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
- Pemkab Gresik di Jawa Timur (Jatim) memperluas Program Bunda Puspa 2026 menjadi 80 desa di delapan kecamatan untuk mempercepat penurunan kemiskinan dan stunting.
- Program ini fokus pada pemberdayaan perempuan melalui pelatihan usaha, akses permodalan, pendampingan pemasaran, serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan keluarga.
- Pendampingan peserta dilakukan bersama Universitas Ciputra Surabaya dan akan diperluas dengan melibatkan perguruan tinggi lokal di Gresik.
SURYA.CO.ID, GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik di Jawa Timur (Jatim) memperluas cakupan Program Bunda Puspa (Bantuan untuk Pemberdayaan Perempuan Usaha dan Pendidikan Anak) pada 2026.
Program unggulan dalam Nawa Karsa Gresik Seger itu, kini menyasar 80 desa di 8 kecamatan, sebagai upaya mempercepat penurunan angka kemiskinan, stunting, sekaligus meningkatkan kualitas hidup keluarga.
Perluasan program tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, saat membuka kegiatan pembekalan Tim Pelaksana Kegiatan Bunda Puspa di Ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik, Selasa (2/6/2026).
Menurut Washil, Bunda Puspa menjadi salah satu instrumen strategis Pemkab Gresik dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, melalui penguatan peran perempuan di tingkat keluarga dan masyarakat.
“Program Bunda Puspa merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Washil.
Perempuan Jadi Kunci Pembangunan Keluarga
Washil menegaskan, perempuan memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah karena berperan langsung dalam penguatan ekonomi keluarga, pendidikan anak hingga kesehatan rumah tangga.
Menurutnya, keberhasilan program pemberdayaan perempuan akan berdampak luas terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Jika ibu-ibunya kuat, maka desa dan kelurahan tersebut akan menjadi kuat,” katanya.
Karena itu, seluruh tim pelaksana diminta mengoptimalkan pendampingan, agar manfaat program dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat penerima.
6 Target Utama Program Bunda Puspa
Pemkab Gresik menetapkan enam outcome utama yang menjadi sasaran Program Bunda Puspa 2026.
Target Program Bunda Puspa:
- Meningkatkan pendapatan keluarga
- Mengurangi jumlah keluarga miskin
- Meningkatkan kualitas pendidikan anak
- Memperbaiki gizi dan kesehatan keluarga
- Mendorong kemandirian perempuan kepala keluarga
- Memperkuat jejaring sosial dan budaya gotong royong
Untuk mencapai target tersebut, program tidak hanya memberikan pendampingan sosial, tetapi juga penguatan ekonomi keluarga melalui berbagai kegiatan produktif.
Pelatihan Usaha hingga Akses Permodalan
Program Bunda Puspa juga mencakup pelatihan kewirausahaan, pengembangan usaha mikro, pendampingan pemasaran produk, serta fasilitasi akses permodalan dan koperasi.
Langkah tersebut, diharapkan mampu meningkatkan kapasitas perempuan agar lebih mandiri secara ekonomi dan mampu menjadi penggerak kesejahteraan keluarga.
Selain itu, Pemkab Gresik terus memperkuat kualitas pendampingan melalui kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan.
Pada tahun ini, pendampingan peserta dilakukan bekerja sama dengan Universitas Ciputra Surabaya.
“Tahun ini kita bekerja sama dengan Universitas Ciputra Surabaya, dan tahun depan direncanakan memperluas kolaborasi dengan universitas-universitas lokal di Kabupaten Gresik,” ujar Washil.
Jangkauan Program Naik Signifikan
Sementara itu, Kepala Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik, Titik Ernawati, menjelaskan Program Bunda Puspa telah berjalan sejak 2022.
Menurutnya, selama 4 tahun pelaksanaan, program baru menjangkau 24 desa. Pada 2026, cakupan diperluas secara signifikan menjadi 80 desa di delapan kecamatan.
Capaian dan Perluasan Program:
- Mulai berjalan sejak 2022
- Empat tahun pertama menjangkau 24 desa
- Tahun 2026 diperluas menjadi 80 desa
- Menjangkau 10 desa di masing-masing kecamatan sasaran
Perluasan tersebut dilakukan, agar semakin banyak perempuan dan keluarga yang mendapatkan manfaat program.
Fokus pada Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi
Titik menjelaskan Bunda Puspa memiliki dua komponen utama, yakni pembelajaran umum dan pemberdayaan ekonomi.
Materi pembelajaran meliputi:
- Konsep gender
- Perlindungan anak
- Ketahanan keluarga
- Peran perempuan dalam pembangunan desa
- Kewirausahaan
Sementara pada aspek ekonomi, peserta mendapatkan pelatihan dan pendampingan usaha yang disesuaikan dengan potensi masing-masing.
“Kami ingin perempuan tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga menjadi pelaku utama yang mampu menggerakkan ekonomi keluarga dan pembangunan desa,” tegas Titik.
Gresik
Program Bunda Puspa Gresik
Bunda Puspa
pemberdayaan perempuan Gresik
penurunan stunting
pengentasan kemiskinan
Achmad Washil Miftahul Rachman
Jawa Timur
berita gresik hari ini
Berita Gresik Terkini
berita Gresik terbaru
Berita Gresik
Meaningful
Multiangle
Nawa Karsa Gresik Seger
| DPRD Tuban Pertanyakan Klaim Pertamina Soal Stok Solar Aman, Antrean Masih Mengular di SPBU |
|
|---|
| Pengakuan Bruno Moreira Berpisah dengan Persebaya, Lanjutkan Karier di Luar Indonesia |
|
|---|
| Cross Musea Pertiwi 2026 Hadirkan Pengalaman Museum yang Berbeda |
|
|---|
| Ingat Kasus Pengeroyokan Wisatawan Surabaya di Pantai Wediawu Malang? Ujungnya Damai Lewat RJ |
|
|---|
| Sebelum Polda Metro Umumkan Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi P21, Sosok Ini Sudah Memprediksi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Program-Bunda-Puspa-Gresik-2026.jpg)