Rabu, 27 Mei 2026

Lifestyle

Apa itu HYROX ? Tren Fitness Baru Gabungkan Lari dan Beban, Ubah Gaya Hidup Anak Muda

HYROX menjadi tren olahraga baru di Surabaya dengan konsep hybrid training gabungan lari dan latihan beban.

Tayang:
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Wiwit Purwanto
Surya.co.id/Nur Ika Anisa
TREN DI SURABAYA- Salah satu sesi latihan Hyrox di Arvo Training Surabaya, Sabtu (23/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • HYROX menjadi tren olahraga baru di Surabaya dengan konsep hybrid training yang menggabungkan endurance dan strength training. 
  • Peserta HYROX harus menyelesaikan delapan station workout yang diselingi lari satu kilometer di setiap sesi. 
  • Kesadaran hidup sehat pascapandemi membuat minat masyarakat terhadap olahraga seperti HYROX terus meningkat. 

 
SURYA.CO.ID SURABAYA - Tren olahraga hybrid training mulai menjamur di Surabaya seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat pascapandemi Covid-19.

Salah satu yang kini sedang naik daun adalah HYROX, olahraga gabungan lari dan latihan beban yang menuntut kekuatan fisik sekaligus daya tahan tubuh.

HYROX Gabungkan Endurance dan Strength Training

Popularitas HYROX kini terus meningkat di berbagai kota besar, termasuk Surabaya. Olahraga ini dikenal sebagai kompetisi fitness internasional yang mengombinasikan lari dengan latihan kekuatan dalam satu rangkaian tantangan.

Coach ARVO Training, Josephine Christabel Suryanto menjelaskan, HYROX sebenarnya merupakan nama perlombaan, sedangkan jenis olahraganya disebut hybrid training.

Baca juga: Tren Padel Surabaya Melesat, Urban Escape Arena Percayakan Atap pada UPVC Mattaka

“HYROX itu nama perlombaannya. Olahraganya sendiri disebut hybrid training, yaitu gabungan antara endurance dan strength,” ujar Josephine ditemui Tribun Jatim di Arvo Training kawasan Food Junction Pakuwon Surabaya, Sabtu (23/5/2026).

Menurutnya, olahraga ini mempertemukan dua karakter olahraga berbeda dalam satu latihan.

Mereka yang terbiasa berlari dituntut mulai melakukan strength training seperti angkat beban dan dorong beban. Sebaliknya, pecinta gym juga harus melatih kemampuan endurance agar mampu bertahan dalam tantangan panjang.

“Yang biasanya cuma lari harus mulai latihan angkat beban, dorong beban, dan sebagainya. Sebaliknya, yang terbiasa gym juga harus melatih endurance mereka,” jelasnya.

Josephine menyebut hybrid training memiliki manfaat besar untuk kesehatan jangka panjang karena melatih kekuatan dan daya tahan tubuh secara bersamaan.

Butuh Persiapan Panjang dan Tidak Bisa Instan

Dalam kompetisi HYROX, peserta wajib menyelesaikan delapan station workout yang masing-masing diselingi lari sejauh satu kilometer.

Artinya, peserta harus menempuh total delapan kilometer sambil menjalani berbagai latihan fisik berat di setiap station.

“Jadi total ada lari 1 kilometer setiap station dikali delapan. Makanya endurance harus kuat dulu, sambil didampingi strength training,” katanya.

Tantangan HYROX juga tidak ringan. Peserta harus melakukan aktivitas fisik berat, termasuk mendorong beban hingga 100 kilogram untuk perempuan dan 150 kilogram untuk laki-laki.

Karena itu, olahraga ini membutuhkan persiapan matang dan latihan jangka panjang.

“Bahkan untuk kategori relay yang dibagi empat orang saja tetap perlu latihan matang minimal tiga sampai enam bulan,” ungkapnya.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved