Rabu, 20 Mei 2026

Haji 2026

Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Nekat Bawa Magic Com dan 4 Slop Rokok

Petugas Embarkasi Surabaya menyita magic com mini dan empat slop rokok milik jemaah haji yang melanggar aturan barang bawaan.

Tayang:
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Nuraini Faiq
JEMAAH HAJI - Ilustrasi jemaah haji dari Embarkasi Surabaya. Petugas Embarkasi Surabaya menemukan dan menyita magic com mini serta empat slop rokok dari barang bawaan jemaah haji menjelang akhir pemberangkatan. 

Ringkasan Berita:
  • Petugas Embarkasi Surabaya menemukan dan menyita magic com mini serta empat slop rokok dari barang bawaan jemaah haji menjelang akhir pemberangkatan.
  • Ketua PPIH Embarkasi Surabaya Asadul Anam menegaskan barang sitaan tidak lagi dikembalikan sebagai bentuk penegakan aturan dan efek jera.
  • Selain itu, muncul informasi dugaan penyitaan rokok dalam jumlah besar milik jemaah asal Jatim di Arab Saudi yang masih dikonfirmasi kebenarannya.

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Menjelang akhir proses pemberangkatan jemaah haji dari Embarkasi Surabaya, petugas kembali menemukan berbagai barang bawaan yang melanggar aturan penerbangan dan ketentuan ibadah haji.

Salah satu temuan yang cukup menyita perhatian, adalah adanya jemaah yang nekat membawa magic com mini di dalam koper bawaan menuju Tanah Suci.

Selain alat masak tersebut, petugas juga menemukan jemaah yang membawa rokok melebihi batas ketentuan.

Magic Com dan Rokok Disita Petugas

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Asadul Anam, mengatakan petugas menemukan satu magic com kecil dan empat slop rokok dari barang bawaan jemaah.

Padahal dalam aturan, setiap jemaah hanya diperbolehkan membawa maksimal dua slop rokok.

“Ditemukan barang bawaan satu magic jar kecil. Ada juga empat slop rokok. Barang ini sudah dilarang, maka sudah menjadi komitmen kami tidak akan mengembalikannya,” ujar Anam, Selasa (19/5/2026).

Ia menegaskan, seluruh barang bawaan yang melanggar aturan langsung disita dan tidak lagi dikembalikan kepada pemilik.

Kebijakan tersebut sudah diterapkan selama 2 tahun terakhir, sebagai upaya menekan pelanggaran barang bawaan jemaah haji.

Menurutnya, langkah tegas itu cukup efektif, karena jumlah pelanggaran tahun ini disebut jauh menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Ada Alat Pijat dan Powerbank

Selain magic com dan rokok berlebih, petugas juga menemukan alat pijat milik jemaah.

Namun berbeda dengan barang terlarang lainnya, alat pijat tersebut hanya diamankan sementara lalu dikembalikan ke daerah asal jemaah.

Sementara untuk powerbank, petugas menyebut barang tersebut masih diperbolehkan dibawa dengan ketentuan tertentu atau dapat dititipkan sementara.

Informasi Penyitaan Rokok di Arab Saudi

Di sisi lain, berkembang informasi adanya jemaah haji asal Jawa Timur yang harus berhadapan dengan petugas di Arab Saudi karena membawa rokok dalam jumlah besar.

Namun Asadul Anam mengaku, pihaknya masih melakukan konfirmasi terkait informasi tersebut.

“Sampai saat ini kami masih mengonfirmasi kebenarannya. Kami mengharapkan ada surat pemberitahuan resmi dari sana, sehingga penanganan dapat dilakukan secara administrasi yang jelas,” tuturnya.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved