Selasa, 12 Mei 2026

DPRD Jatim Minta Pertumbuhan Ekonomi Bisa Merata di Jawa Timur

DPRD Jatim memberikan sejumlah catatan kritis terhadap pencapaian kinerja Pemprov Jawa Timur sepanjang tahun 2025

Tayang:
istimewa/DPRD Jatim
PARIPURNA - Juru Bicara Pansus LKPJ Gubernur Jawa Timur tahun 2025 Khusnul Arif saat menyerahkan laporan hasil Pembahasan dalam Rapat Paripurna DPRD Jatim, Selasa (12/5/2026). DPRD Jatim memberikan sejumlah catatan kritis terhadap pencapaian kinerja Pemprov Jawa Timur sepanjang tahun 2025. 

Ringkasan Berita:
  • Pertumbuhan Ekonomi Jatim 2025 capai 5,33 persen, melampaui nasional (5,11 % ), namun belum merata di 38 kabupaten/kota.
  • Ketimpangan Daerah Pacitan tumbuh 7,01 % sementara Kediri hanya 1,68 % , menunjukkan kesenjangan signifikan.
  • Kemiskinan Madura meski turun jadi 9,30 % , Pansus minta fokus pengentasan di Madura karena angka masih di atas 17 % .

 

SURYA.co.id, SURABAYA - DPRD Jatim memberikan sejumlah catatan kritis terhadap pencapaian kinerja Pemprov Jawa Timur sepanjang tahun 2025.

Di antaranya sektor perekonomian, sebab meski pertumbuhan ekonomi Jawa Timur melampaui capaian nasional namun dewan meminta agar pertumbuhan ekonomi ini bisa merata di seluruh daerah.

Hal ini terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD Jatim yang berlangsung, Senin (11/5/2026) dengan agenda Laporan atau Rekomendasi Pansus atas Hasil Pembahasan LKPJ Gubernur Jawa Timur tahun 2025.

Tindak Lanjut Pembahasan LKPJ Gubernur 2025

Rapat ini menjadi tindaklanjut setelah rangkaian pembahasan LKPJ Gubernur tahun 2025 dibahas di internal dewan sejak beberapa waktu lalu. 

Juru Bicara Pansus LKPJ Khusnul Arif mengungkapkan Pansus memberikan apresiasi atas pertumbuhan ekonomi Jawa Timur sebesar 5,33 persen pada tahun 2025. 

Capaian ini melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang diketahui berada di angka 5,11 persen. 

"Namun Pansus mencatat pertumbuhan yang tinggi secara agregat tersebut belum merata pada 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur," kata Khusnul Arif dikutip SURYA.co.id dalam catatan atau laporan Pansus. 

Ketimpangan Ekonomi

Rapat Paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Jatim Blegur Prijanggono dan didampingi oleh Wakil Ketua Hidayat dan Sri Wahyuni.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil Elestianto Dardak bersama jajaran Pemprov Jatim juga turut hadir dalam rapat paripurna ini. 

Ketimpangan ekonomi ini misalnya terbukti dari realisasi pertumbuhan Kabupaten Pacitan yang mencapai 7,01 persen.

Angka tersebut berbanding jauh dengan Kota Kediri yang diketahui hanya 1,68 persen.

Kemiskinan Jadi Sorotan

Selain pertumbuhan ekonomi, sorotan juga diberikan untuk sektor kemiskinan. 

Pansus memberikan atensi kepada Pemprov agar memperhatikan kabupaten di pulau Madura.

Hal ini dinilai membutuhkan akselerasi pertumbuhan yang lebih tinggi dengan tujuan agar manfaat pembangunan betul-betul dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Jawa Timur. 

Penurunan Jumlah Penduduk Miskin

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved