Kamis, 14 Mei 2026

Satpam Perumahan Ditusuk di Surabaya

Breaking News : Pelaku Penusukan Satpam Perumahan di Sukomanunggal Ditangkap Polrestabes Surabaya

Anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil menangkap pelaku penusukan DM (48) satpam perumahan ditemukan tewas ditusuk di Sukomanunggal

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dyan Rekohadi
Surya.co.id/istimewa
EVAKUASI - Saat petugas Polisi dan BPBD evakuasi jenazah DM (48) satpam perumahan ditemukan tewas dengan enam luka tusuk di sebuah rumah kosong dekat pos tempatnya berjaga kawasan Jalan Sukomanunggal Jaya, Kota Surabaya, pada Senin (11/5/2026) dini hari. Lalu jenazah diangkut ambulan untuk dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya 

Ringkasan Berita:
  • Anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil menangkap pelaku penusukan DM (48) satpam perumahan ditemukan tewas ditusuk di Sukomanunggal 
  • Kapolsek Sukomanunggal Polrestabes Surabaya Kompol M. Akhyar membenarkan seorang pelaku berhasil ditangkap, beberapa jam setelah proses olah TKP. 
  • Penanganan kasus pembunuhan satpam perumahan itu kini diambil alih oleh Polrestabes Surabaya

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil menangkap pelaku penusukan DM (48) satpam perumahan ditemukan tewas dengan enam luka tusuk di sebuah rumah kosong dekat pos tempatnya berjaga kawasan Jalan Sukomanunggal Jaya, Kota Surabaya, pada Senin (11/5/2026) dini hari. 

Kapolsek Sukomanunggal Polrestabes Surabaya Kompol M. Akhyar membenarkan seorang pelaku berhasil ditangkap, beberapa jam setelah proses olah TKP. 

Namun, ia belum dapat mengungkapkan profil identitas pelakunya karena pelaku sedang diinterogasi oleh Anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya

"Iya benar (1 pelaku berhasil ditangkap)," ujar Akhyar saat dihubungi surya.co,id pada Senin (11/5/2026). 

Hal senada juga disampaikan oleh Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal Polrestabes Surabaya, Ipda Andrianto yang menyebutkan kasus tersebut kini diambil alih Anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya

"Diambil alih Polrestabes Surabaya. Iya pelaku tertangkap," ujarnya saat dihubungi .

Baca juga: Fakta Baru Dugaan Pelaku Pembunuhan Satpam Perumahan Sukomanunggal Sosok Bernama Eldi

Dugaan Sosok E sebagai Pelaku

adik kandung korban, Adi Deden Februadi (35) mengaku belum mengetahui dugaan motif insiden yang menewaskan sang kakak. Karena, ia merasa sang kakak juga tidak pernah terlibat permasalahan dengan orang lain. 

Ia sempat menduga bahwa sang kakak mungkin menjadi korban kebrutalan para perampok atau perampasan harta benda. 

Namun, anehnya, barang korban cuma ponsel bermerek Xiomi saja yang hilang. 

Sedangkan, motor, uang dalam dompet, serta barang bawaan korban yang lain, masih terdapat di lokasi pos tempat berjaga. 

"Ya, masih ada dompet kakak saya, masih ada ranselnya, masih sepeda motor itu kuncinya masih nyantol. Kalau misalkan begal kan, itu kan semua diambil. Enggak mungkin kan handphone, handphone kakak saya loh; Xiaomi Redmi. Kecuali kalau misalkan handphone yang mahal," ujarnya saat ditemui di RS Bhayangkara Surabaya

Namun, menurut pendapatnya, Adi menduga kakaknya dihabisi oleh seseorang karena permasalahan hutang piutang yang belum terselesaikan sehingga memicu kesalahpahaman yang berujung fatal. 

"Ya kalau analisis pribadi ya dari kalau dari Kakak Ipar saya bilang seperti itu ya paling utang-piutang. Utang-piutang dendam gitu ya. Iya, utang-piutang. Mungkin Kakak saya nggak mau membayar atau kayak gimana kan. Saya kurang tahu juga," ungkap Adi. 

Lalu, mengenai sosok keseharian sang kakak. Menurut Adi Deden, sang kakak merupakan pribadi yang pendiam, tidak neko-neko, dan penyayang keluarga. 

Setelah pulang dari bekerja sebagai satpam. Kakaknya lebih memilih beristirahat; tidur, dan membantu istri berbelanja kebutuhan barang toko kelontong. 

Baca juga: BREAKING NEWS Satpam Perumahan di Surabaya Tewas Penuh Luka Tusuk, Polisi Buru Pelaku

Catatan redaksi: Artikel ini telah mengalami perubahan seiring perkembangan informasi terbaru

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved