Sabtu, 9 Mei 2026

Kinerja Moncer Aset Bank Jatim Tembus Rp 168 Triliun, Dividen Meningkat 

Bank Jatim bukukan laba tinggi 2025, dividen naik dan aset tembus Rp 168 triliun.

Tayang:
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Wiwit Purwanto
Surya.co.id/Sri Handi Lestari
RUPS - Dirut Bank Jatim, Winardi Legowo diapit Sekdaprov Jatim sekaligus Komisaris Bank Jatim Adhy Karyono dan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat RUPS di kantor pusat Bank Jatim di Surabaya, Rabu (6/5/2026).  

Ringkasan Berita:
  • Dividen Bank Jatim naik menjadi Rp 56,62 per saham, total Rp 850 Miliar. 
  • Laba bersih 2025 capai Rp 1,61 triliun, aset tumbuh 42,93 persen YoY. 
  • Kuartal I/2026, laba konsolidasi naik 90,41 persen, didorong kredit & DPK.

 

SURYA.CO.ID SURABAYA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 di Ruang Bromo, Bank Jatim Kantor Pusat Surabaya, Rabu (6/5/2026).

Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo mengatakan, salah satu agenda dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 adalah membagi dividen sebesar Rp 56,62 / lembar saham.

"Nilai tersebut naik dari dividen tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 54,71 / lembar saham. Sehingga secara keseluruhan, total  dividen yang dibagi kepada pemegang saham berada di angka Rp 850.177.501.402,84 atau sebesar 55 persen dari laba bersih Tahun Buku 2025," kata Winardi.

Pembagian Dividen 

Pembagian dividen yang selalu meningkat disetiap tahunnya mampu menjadikan saham perseroan yang melantai di pasar bursa dengan kode BJTM ini sebagai salah satu saham favorit pilihan masyarakat dalam berinvestasi. 

Mengacu pada pada harga penutupan di level 590 pada Selasa, 5 Mei 2026, indikasi dividen yield BJTM mencapai 9,60 persen.

Baca juga: Bank Jatim Luncurkan JConnect Terbaru, Fitur Super Canggih Bikin Nasabah Terpesona

Sementara itu terkait kinerja tahun 2025 di tengah dinamisnya kondisi ekonomi di berbagai level, manajemen mengimplementasikan beberapa strategi untuk menjaga performa bisnis dan keuangan Bank Jatim.

"Antara lain keseimbangan dalam pengelolaan Dana Pihak Ketiga dengan memperbesar rasio dana murah dan juga penerbitan obligasi untuk mendukung portofolio stable fund Bank, penyaluran pinjaman yang lebih selektif pada sektor yang prospektif,”ungkap Winardi.

Winardi juga menegaskan, perseroan terus berupaya untuk dapat menjadi BUMD yang terbaik, profesional, dan mampu menjadi salah satu motor penggerak ekonomi terutama di wilayah regional Jawa Timur.

"Atas beberapa hal yang telah Manajemen terapkan dengan didukung oleh produktifitas team yang solid termasuk melalui kolaborasi konsolidasi bersama 4 Bank Pembangunan Daerah yang tergabung dalam KUB, kinerja keuangan konsolidasi perseroan tahun 2025 cukup positif," ungkap Winardi.

Aset Bank Jatim tercatat berada di angka Rp 168,85 triliun atau tumbuh 42,93 persen (YoY). 

Baca juga: Kinerja Gemilang Bank Jatim Catat Laba Rp 1,54 Triliun dan Penghargaan Regional

Kemudian laba bersihnya sebesar Rp 1,61 Triliun, naik 24,80 persen (YoY).

Performa Bisnis dan Keuangan Bank Jatim.

Sedangkan kinerja Bank Jatim tahun buku 2025 antara lain pengelolaan aset sebesar Rp105,8 Triliun, tumbuh sebesar 3,70 persen (YoY) dan sukses mencetak laba bersih tertinggi dari seluruh BPD di Indonesia sebesar Rp1,546 triliun atau tumbuh 20,65 persen dari tahun sebelumnya.

Selain itu, Bank Jatim juga menunjukkan performa solid dengan mencatatkan pertumbuhan kinerja yang positif sepanjang kuartal I 2026. 

Di tengah tantangan kondisi ekonomi global, Bank Jatim berhasil membukukan laba bersih secara konsolidasi sebesar Rp 661 miliar pada kuartal I/2026. 

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved