Jumat, 24 April 2026

Berita Viral

Otak SK ASN Palsu Gresik Kabur ke Kalimantan, Polisi Terus Buru Antoni

Polisi buru otak SK palsu ASN Gresik hingga Kalimantan. Korban capai puluhan, kerugian ratusan juta rupiah.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Willy Abraham
SK ASN PALSU - Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya (tengah), saat menjawab pertanyaan awak media soal kasus SK ASN palsu, di lorong Satreskrim Polres Gresik, Jawa Timur, Jumat (24/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Polisi memburu Antoni alias AT, otak SK palsu ASN Gresik, yang kabur ke Kalimantan
  • Kasus penipuan ASN Gresik telah menjerat 9 korban dengan dugaan jumlah bisa bertambah
  • Modus SK palsu dipakai untuk rekrutmen ASN, korban rugi hingga ratusan juta rupiah

SURYA.CO.ID, GRESIK — Satreskrim Polres Gresik terus memburu Antoni alias AT (47), otak kasus penipuan SK palsu ASN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Jawa Timur (Jatim), yang kini diketahui kabur ke Kalimantan.

Polisi memastikan tim telah diterjunkan ke luar Pulau Jawa untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Poin Utama Kasus:

  • Pelaku kabur ke Kalimantan usai kasus viral
  • Polisi sudah kirim tim untuk pengejaran
  • Korban diperkirakan mencapai puluhan orang

Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, mengatakan pihaknya telah memantau keberadaan pelaku.

"Terkait penipuan ASN kami dari Polres Gresik telah memantau keberadaan pelaku, saat ini pelaku berada di Kalimantan. Anggota kami berada di Kalimantan untuk melakukan pengejaran, kami mohon doa dan dukungan agar cepat kita amankan pelaku penipuan tersebut," ujar Arya, Jumat (24/4/2026).

Baca juga: Update Kasus SK ASN Palsu Gresik: Korban Setor Rp 500 Juta, Ada Nama Pejabat Disebut

Kabur Saat Kasus Viral

Polisi mengungkapkan, Antoni kabur dari rumahnya di Cerme, Gresik, saat kasus ini mulai ramai di media sosial.

"Kami kemarin pada saat awal mulai ramai di media sosial, yang bersangkutan sudah kabur, namun kami mendapat info yang bersangkutan berada di Pulau Kalimantan," jelasnya.

Hingga kini, penyidik telah memeriksa lima orang saksi terkait kasus tersebut.

Jumlah korban yang melapor mencapai sembilan orang, namun polisi menduga angka tersebut masih akan bertambah.

Baca juga: Polisi Dalami Kasus SK ASN Palsu Gresik: Ada 2 Laporan dan Nama Terduga Pelaku

Korban Rugi Ratusan Juta

Kasus ini terbongkar pada awal April 2026, ketika sejumlah orang datang ke kantor OPD Pemkab Gresik dengan mengenakan atribut ASN dan membawa SK.

Namun setelah dicek, dokumen tersebut diketahui palsu.

Salah satu korban, AG alias Agus, mengaku mengalami kerugian besar.

"Anak saya sudah resign kerja di Pasuruan, katanya diterima di Uji KIR Dishub, tapi belum menerima SK," kata AG.

Ia bahkan mengaku mengeluarkan uang hingga Rp 500 juta untuk memasukkan anak dan saudaranya sebagai ASN.

Selain AG, sejumlah kepala desa juga diduga menjadi korban dalam kasus ini.

Polisi memastikan penyelidikan terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh jaringan pelaku dan jumlah korban sebenarnya.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved