Rabu, 22 April 2026

Heroik! Pria Surabaya Terobos Kobaran Api Selamatkan 2 Keponakan dari Lantai 2

Aksi heroik warga Surabaya selamatkan 2 anak dari kebakaran di Kupang Segunting dengan terobos kobaran api.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Cak Sur
istimewa
AKSI HEROIK - Sosok Rio Andre (35) warga Kupang Segunting IV, Kelurahan Dr Soetomo, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya, Jawa Timut, saat ditemui awak media pada Selasa (21/4/2026). Ia nekat menerobos kobaran api demi menyelamatkan dua keponakannya yang tertidur di lantai dua rumah yang terbakar. 

Ringkasan Berita:
  • Rio Andre menyelamatkan dua keponakannya dari kebakaran di lantai dua rumah.
  • Ia mendobrak pintu dan mengevakuasi anak dengan cara melompatkan ke bawah.
  • Kebakaran diduga akibat korsleting listrik, 18 unit damkar dikerahkan.

SURYA.CO.ID, SURABAYA – Aksi heroik terjadi di tengah kebakaran delapan petak rumah di kawasan Jalan Kupang Segunting IV, Kelurahan Dr Soetomo, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Selasa (21/4/2026) siang.

Seorang warga bernama Rio Andre (35), nekat menerobos kobaran api demi menyelamatkan dua keponakannya yang tertidur di lantai dua rumah yang terbakar.

Ia memilih menyelamatkan nyawa kedua anak tersebut, ketimbang menyelamatkan harta benda atau berkas penting di dalam rumah.

Baca juga: Kebakaran Hebat Lahap Pemukiman di Kupang Segunting Surabaya, 12 Unit Damkar Dikerahkan

KEBAKARAN - Sejumlah rumah padat penduduk di Jalan Kupang Segunting IV, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya, Jawa Timur, diamuk Si Jago Merah pada Selasa (21/4/2026) siang. Sebagian besar api menghanguskan lantai 2 rumah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini
KEBAKARAN - Sejumlah rumah padat penduduk di Jalan Kupang Segunting IV, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya, Jawa Timur, diamuk Si Jago Merah pada Selasa (21/4/2026) siang. Sebagian besar api menghanguskan lantai 2 rumah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini (istimewa/Dokumen DPKP Kota Surabaya)

Dobrak Pintu, Selamatkan Anak dari Lantai Dua

Peristiwa bermula sekitar pukul 12.00 WIB, saat Rio berada di teras rumah sambil mengasuh anaknya yang masih balita.

Tiba-tiba, ia mendengar teriakan dari tantenya yang berada di lantai dua.

“Terus apinya itu nyamperin ke baju cucian saya. Lah terus dari situ Bude saya itu teriak 'yo Rio kebakaran' dan saya naik ke atas itu,” ujar Rio saat ditemui SURYA.co.id di lokasi kejadian.

Saat memastikan kondisi, Rio mendapati kobaran api sudah membesar dan melahap ruangan di lantai dua.

Ia langsung berlari menuju kamar tempat dua keponakannya tidur. Pintu kamar yang terkunci didobrak. Keponakan pertama berinisial NA diselamatkan dengan cara melompat dari jendela dan ditangkap oleh keluarga di bawah.

Sementara keponakan lainnya, RF, yang masih tertidur lelap, dievakuasi secara darurat.

“2 ponakan tidur semua. Tak dobrak pintunya yang cewek lompat dari jendela ditampani saudara saya namanya Jager itu. Yang satu lagi namanya Rafa. Itu tidur juga lelap di kamar saya. Nah itu langsung saya tarik, saya seret, saya lempar langsung dari tangga jatuh dia,” jelas Rio.

Berpacu dengan Kobaran Api

Rio mengaku tidak memiliki banyak waktu untuk berpikir. Kobaran api sudah semakin besar dan mulai menjalar ke area tangga.

“Aku lak turun pelan-pelan dari tangga jelas terbakar aku, sudah besar soalnya apinya. Apinya yang di atas, tangga kena itu di atas tangga aku naik jemput anak-anak itu. Ya pas di atas ku ini api besar,” katanya.

Ia menyadari langkah cepat menjadi satu-satunya pilihan untuk menyelamatkan nyawa kedua keponakannya.

Diduga Korsleting Listrik

Terkait penyebab kebakaran, Rio menduga api berasal dari korsleting listrik di lantai dua rumahnya.

“Listrik (dugaan penyebab kebakaran). Enggak ada yang masak. Beban di atas tidak ada, kipas aja, TV mati, kipas aja, masak bisa konslet kayak gitu,” pungkasnya.

18 Unit Damkar Dikerahkan

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved