Jumat, 15 Mei 2026

Peringati Hari Kartini, Para Srikandi DPRD Jatim Pakai Kebaya di Rapat Paripurna

Dengan warna dan corak yang berbeda ini, membuat suasana Rapat Paripurna DPRD Jatim ini lebih semarak dari biasanya. 

Tayang:
Surya.co.id/Yusron Naufal Putra
PARIPURNA - Sejumlah anggota DPRD Jatim perempuan saat keluar dari Ruang Rapat Paripurna, Selasa (21/4/2026). Dalam rapat paripurna ini para anggota DPRD Jatim perempuan hadir memakai setelan kebaya berkaitan dengan Peringatan Hari Kartini 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Rapat Paripurna DPRD Jatim bertepatan Hari Kartini 2026 berlangsung unik, anggota dewan perempuan kompak mengenakan kebaya, membuat suasana lebih semarak.  
  • Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni mengajak meneladani semangat RA Kartini agar peringatan tidak sekadar formalitas, tapi memperkuat peran perempuan dalam pembangunan.  
  • Gubernur Khofifah menekankan pentingnya harmoni laki-laki dan perempuan, serta tema nasional menurunkan angka kematian ibu.  

 

SURYA.co.id, SURABAYA - Pemandangan tak biasa nampak dalam Rapat Paripurna DPRD Jatim, Selasa (21/4/2026).

Tak seperti biasanya yang menggunakan pakaian formal, para anggota dewan perempuan kompak hadir dengan memakai setelan kebaya. 

Ini berlangsung di momentum peringatan Hari Kartini 2026.

Dengan warna dan corak yang berbeda ini, membuat suasana Rapat Paripurna DPRD Jatim ini lebih semarak dari biasanya. 

Rapat Paripurna

Rapat paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni. 

Kemudian didampingi oleh Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf dan Wakil Ketua Hidayat. Gubernur Khofifah Indar Parawansa juga hadir langsung dalam rapat paripurna ini. 

Baca juga: Dari RA Kartini hingga 3 Profesor Perempuan di Keluarga Firman Talkah dan Suwartini di Sidoarjo

Rapat paripurna ini beragenda Penyampaian Jawaban Gubernur atas Pemandangan Umum Fraksi terhadap LKPJ 2025. 

Dalam sambutannya, Sri Wahyuni mengajak seluruh pihak untuk meneladani spirit dari RA Kartini. 

Utamanya, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sehingga, peringatan Hari Kartini setiap tanggal 21 April ini tidak sekadar formalitas tahunan belaka. 

"Semangat dan nilai-nilai perjuangan ini diharapkan senantiasa menjadi landasan dalam memperkuat kontribusi strategis perempuan dalam pembangunan daerah. Serta mendorong terwujudnya kehidupan masyarakat yang berkeadilan, inklusif dan berkemajuan di provinsi Jawa Timur," kata Sri Wahyuni. 

Penghormatan untuk RA Kartini

Ajakan serupa disampaikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. 

Menurut Khofifah, spirit meneladani peringatan Hari Kartini tidak hanya untuk perempuan namun juga laki-laki.

Penghormatan luar biasa harus diberikan kepada RA Kartini. 

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved