Jumat, 1 Mei 2026

AKPI Antisipasi Lonjakan Kepailitan, Cetak Kurator Berintegritas di Jawa Timur

Tantangan di sektor kepailitan ke depan diperkirakan semakin besar, seiring kondisi ekonomi global dan nasional yang tidak stabil

Tayang:
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Dyan Rekohadi
Surya.co.id/Febrianto Ramadani
CETAK KURATOR - Ketua Umum Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI), Jimmy Simanjutak (tengah), ditemui usai Pendidikan Kurator dan Pengurus Angkatan XXXIII Jawa Timur, yang digelar Senin siang (20/4/2026), di Hotel Sheraton.Potensi lonjakan kasus kepailitan di tengah ketidakpastian situasi ekonomi, mendorong AKPI), mencetak kurator berintegritas di Jawa Timur 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 50 orang mengikuti Pendidikan Kurator dan Pengurus Angkatan XXXIII Jawa Timur, yang digelar Senin siang (20/4/2026).
  • Melalui pendidikan ini, AKPI berharap dapat terus meningkatkan kualitas kurator dan pengurus, sekaligus memperkuat sistem kepailitan di Indonesia agar lebih efektif dan berkeadilan.
  • Tantangan di sektor kepailitan ke depan diperkirakan semakin besar, seiring kondisi ekonomi global dan nasional yang tidak stabil

 

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Potensi lonjakan kasus kepailitan di tengah ketidakpastian situasi ekonomi, mendorong Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI), mencetak kurator berintegritas

Sebanyak 50 orang mengikuti Pendidikan Kurator dan Pengurus Angkatan XXXIII Jawa Timur, yang digelar Senin siang (20/4/2026).

Berlangsung di Hotel Sheraton, acara tersebut dimulai dari tanggal 20 April, sampai dengan 2 Mei 2026.

Sejumlah pemangku kepentingan yang terlibat, diantaranya Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Universitas Airlangga, serta Balai Harta Peninggalan Surabaya.

 

Sinyal Ekonomi Memicu Meningkatnya Perkara PKPU maupun Kepailitan


Ketua Umum AKPI, Jimmy Simanjuntak, mengatakan, penguatan utama dalam pendidikan ini adalah etika dan integritas yang harus ditanamkan kepada peserta.

“Tantangan di sektor kepailitan ke depan diperkirakan semakin besar, seiring kondisi ekonomi global dan nasional yang tidak stabil,” ujar Jimmy.

Hal ini dinilai Jimmy berpotensi meningkatkan jumlah pelaku usaha, yang mengalami kesulitan keuangan.

Kondisi ekonomi yang tidak baik-baik saja bisa memicu meningkatnya perkara PKPU maupun kepailitan. 

“Kami perlu memperluas sosialisasi dan pemahaman undang undang ini kepada seluruh stakeholder,” katanya.


Di tengah kondisi tersebut, pihaknya terus berupaya menghasilkan kurator dan pengurus yang profesional.

Sekaligus menjadi bentuk komitmen organisasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kepailitan.

Baca juga: PN Surabaya Siap Eksekusi Rumah Di Raya Darmo Karena Pemilik Pailit, Ternyata Jadi Kantor Madas

 

Kepailitan Bukan Lonceng Kematian


Ketua Umum AKPI, Jimmy Simanjuntak juga menegaskan bahwa kepailitan bukanlah akhir dari sebuah usaha. 

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved