Minggu, 7 Juni 2026

Ibadah Haji 2026

Ibadah Haji 2026, Balai Karantina Fogging Asrama Haji Surabaya Jelang Kloter 1 Tiba

BKK hendak memastikan kondisi kesehatan jemaah tetap terjaga sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Tayang:
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Titis Jati Permata
Surya.co.id/Nuraini Faiq
CEGAH DB - Petugas saat menyemprotkan asap khusus membasmi nyamuk demam berdarah (DB) di lingkungan Asrama Haji Kelas I Surabaya, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan pencegahan ini dilakukan tiga hari menjelang kedatangan kelompok terbang (kloter) pertama di Asrama Haji Sukolilo 

Ringkasan Berita:
  • Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya lakukan fogging di Asrama Haji Sukolilo, Sabtu (18/4/2026), cegah demam berdarah.
  • Pengasapan dilakukan 3 hari sebelum kedatangan kloter pertama jemaah haji dari Probolinggo, Selasa (21/4/2026).
  • Fogging jadi langkah pengendalian nyamuk Aedes aegypti, memastikan kesehatan jemaah aman sebelum berangkat ke Tanah Suci.  

 

SURYA.co.id, SURABAYA - Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya mem-fogging atau melakukan pengasapan di lingkungan Asrama Haji Surabaya, Sabtu (18/4/2026). 
Fogging ini untuk antisipasi dan mencegah demam berdarah.

Kegiatan pencegahan ini dilakukan tiga hari menjelang kedatangan kelompok terbang (kloter) pertama di Asrama Haji Sukolilo tersebut.

Kloter pertama dari Kabupaten Probolinggo akan tiba di Asrama Haji, Selasa (21/4/2026).

"Kami ingin mengendalikan faktor penyebab demam berdarah, yaitu nyamuk Aedes aegypti. Asrama ini adalah tempat karantina. Sebelum jemaah berangkat, kesehatannya harus dipastikan aman dari paparan faktor risiko penyakit,” jelas Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Lingkungan BBKK Surabaya, Yuyung Setiyowati kepada SURYA.co.id, Sabtu (18/4/2026).

Semprotkan Fogging

Dua petugas dengan membawa dan mengaktifkan fogging bergerak ke setiap lorong.

Baca juga: Tiket Dan Paspor Jemaah Dijamin Aman, Langsung Diterimakan di Asrama Haji

Menyemprot asap dari titik satu ke titik lainnya. Sasarannya adalah semua lingkungan di Asrama Haji.

Tempat yang berpotensi menjadi perkembangbiakan nyamuk menjadi sasaran utama.

Pastikan Kondisi Kesehatan Jamaah

Sebelumnya petugas sudah lebih dulu mensurvei dan mencermati potensi jentik beberapa waktu lalu.

BKK hendak memastikan kondisi kesehatan jemaah tetap terjaga sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Semua tempat penumpukan barang, saluran air, serta tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk menjadi sasaran Fogging.

Standar Kesehatan Ketat

Sebagai tempat karantina puluhan ribu jemaah, Asrama Haji memiliki standar kesehatan yang ketat.

Lingkungan harus dipastikan bebas dari berbagai faktor risiko penyakit, termasuk dari nyamuk Aedes aegypti yang menjadi penyebab demam berdarah.

Yuyung menyebut fogging dilakukan sebagai langkah pengendalian vektor penyakit sekaligus upaya perlindungan kesehatan bagi jemaah haji.

Terjunkan Dua Tim Petugas

Dua tim petugas diterjunkan untuk menyisir area sisi kanan dan kiri gedung asrama secara bersamaan hingga bertemu di satu titik.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved