Kamis, 4 Juni 2026

Cara Beli dan Gunakan Voucher Parkir Suroboyo, Motor Rp2.000 Mobil Rp5.000 

Parkir nontunai di Surabaya mulai berlaku, voucher Parkir Suroboyo bisa dibeli di minimarket & gerai resmi

Tayang:
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Wiwit Purwanto
Surya.co.id/Nuraini Faiq
VOUCHER PARKIR - Voucher Parkir Suroboyo yang nantinya bisa didapatkan di gerai resmi dan minimarket. Harga satu lembar voucher parkir sesuai tarif parkir. Motor Rp 2.000 dan mobil Rp 5.000. 

Ringkasan Berita:
  • Voucher Parkir Suroboyo untuk motor Rp2.000 dan mobil Rp5.000, bisa dibeli di minimarket. 
  • Terdapat tiga bagian voucher: pengguna, petugas, dan gerai sebagai bukti transaksi resmi. 
  • Solusi inklusif untuk warga tanpa smartphone, e-money, atau QRIS, tetap jaga akuntabilitas parkir.

 

SURYA.CO.ID SURABAYA - Digitalisasi parkir mulai diberlakukan April ini dengan membayar parkir nontunai. Tak adalagi parkir bayar pakai uang. Selain wajib menggunakan kartu e-money juga bisa dengan QRIS melalui smartphone.

Namun bagi mereka yang tidak terakses smartphone dan mempunyai e-money, Dishub Kota Surabaya menyediakan voucher Parkir Suroboyo. Yang penting semua pengguna parkir dari latar belakang apapun bisa dilayani parkir nontunai.

"Pertengahan April ini parkir nontunai sudah bisa dilayani dengan voucher. Voucher diperuntukkan pengguna parkir yang tidak punya e-tol atau QRIS," kata Plt Kepala Dishub Surabaya Trio Wahyu Bowo, Rabu (15/4/2026).

Voucher-voucher tersebut bisa didapatkan di gerai resmi dan toko-toko modern serta minimarket. Misalnya Indomaret maupun Alf Mart.

Trio belum menyebut tanggal kepastian lembar berisi nilai parkir itu tersedia dan bisa dibeli. Namun yang pasti, voucher itu untuk pengguna kendaraan roda dua dan empat.

Baca juga: Voucher Parkir Suroboyo, Alternatif Pembayaran Elektronik untuk Parkir di Kota Surabaya

Surya.co.id, berkesempatan melihat untuk kali pertama voucher parkir sebagai implementasi penerapan digitaliasi parkir. Selain membayar pakai QRIS atau e-money. Voucher ini tengah disosialisasikan ke DPRD Surabaya.

Resmi! Mobil Rp 5.000 Motor Rp 2.000

Voucher parkir itu bertuliskan Parkir Suroboyo. Lengkap dengan nilai parkir sesuai kelas kendaraan. Untuk mobil Rp 5.000 dan motor Rp 2.000.

Dalam voucher itu juga tertera nomor seri sebagai kode identifikasi kendaraan. Selain itu  juga dilengkapi QR Code. Voucher inilah pengganti uang tunai sekaligus struk parkir.

Terdapat tiga bagian yang akan disobek dalam lembaran voucher tersebut. Setiap bagian terpisah dengan titik-titik lubang kecil untuk mempermudah menyobek.

Sobekan pertama untuk pengguna jasa parkir. Bagian berikutnya untuk petugas parkir dan selanjutnya untuk penyedia voucher atau gerai.

Harga Sesuai

Segera berlakunya layanan parkir nontunai dengan voucher tersebut direspons positif Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan. Namun dia mendesak agar harga voucher sesuai nilai parkir.

Jika satu lembar untuk voucher parkir motor Rp 2.000 maka harganya harus di nilai ini. Tidak boleh lebih.

"Terlepas dengan harga, kami mendukung voucher parkir ini sebagian bentuk layanan publik yang inklusif. Semua pihak harus bisa mengakses," kata Eri.

Bisa jadi tidak semua punya smartphone dengan fasilitas QRIS. Terutama orang-orang tua. Belum tentu juga punya e-money. Voucher adalah menjangkau mereka yang tidak tercover digitaliasi.

Semangat penerapan parkir nontunai tetap tercapai. Celah kebocoran bisa ditutup DNA akuntabilitas terjaga. Sebab voucher itu asli dan resmi. Sementara juga tidak merepotkan kalangan tertentu.

 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved