Warga Diminta Waspada Penipuan, Pemkab Gresik : Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026
Pemkab Gresik memastikan tidak ada pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 2026.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Pemkab Gresik tegaskan tidak ada rekrutmen CPNS 2026, untuk cegah hoaks dan penipuan SK palsu.
- BKPSDM segera terbitkan surat edaran, imbau masyarakat verifikasi info lewat kanal resmi dan laporkan modus berbayar.
- Kasus SK CPNS palsu terungkap, sejumlah korban sudah datang ke Pemkab; BKPSDM dalami dan panggil saksi serta korban.
SURYA.co.id, GRESIK - Pemkab Gresik memastikan tidak ada pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 2026.
Hal ini disampaikan untuk memberikan kejelasan kepada masyarakat sekaligus mencegah maraknya hoaks terkait surat keputusan (SK) palsu serta penipuan berkedok rekrutmen PNS berbayar.
Berlaku di Lingkungan Pemkab Gresik
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan kebijakan tersebut berlaku untuk seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Gresik.
Baca juga: Pemkab Gresik Perketat Verifikasi Hibah Hingga Desa, Ini Alasannya
“Kami ingin masyarakat tidak bingung dan tidak menjadi korban. Tahun 2026 tidak ada rekrutmen CPNS di Pemkab Gresik. Informasi resmi hanya akan disampaikan melalui kanal resmi pemerintah,” kata Gus Yani, sapaan akrabnya.
Terbitkan Surat Edaran
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo, menambahkan pihaknya segera menerbitkan surat edaran sebagai bentuk penegasan kepada masyarakat.
Baca juga: Kasus Penipuan SK PNS Palsu di Pemkab Gresik, DPRD Jatim : Usut Tuntas!
“Kami akan segera menerbitkan surat edaran untuk menegaskan bahwa pada 2026 tidak ada penerimaan CPNS di lingkungan Pemkab Gresik. Jika ada pihak yang menawarkan bantuan masuk CPNS, apalagi dengan meminta sejumlah uang, dipastikan itu tidak benar. Kami meminta masyarakat tidak mudah percaya,” jelasnya.
Verifikasi Informasi BKPSDM
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati serta melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi BKPSDM.
“Jika menemukan informasi mencurigakan atau ada pihak yang mengaku dapat membantu meloloskan menjadi CPNS dengan cara berbayar, segera laporkan melalui Call Center 112, pesan langsung Instagram @bkpsdmgresikkab, atau WhatsApp resmi BKPSDM Gresik di 0812-3219-5181. Kami siap menindaklanjuti,” tambahnya.
Agung juga menegaskan BKPSDM membuka kanal pengaduan bagi masyarakat yang merasa menjadi korban penipuan maupun menemukan modus serupa.
“Kami membuka kanal pengaduan seluas-luasnya. Jika ada warga yang merasa tertipu atau menemukan modus serupa, segera laporkan ke BKPSDM agar dapat kami tindak lanjuti,” tegasnya.
Korban Bawa Berkas SK CPNS Palsu
Sebelumnya diberitakan SURYA.co.id, kasus ini terungkap saat seorang perempuan berinisial SE, mendatangi ruangan Prokopim Pemkab Gresik, Senin (6/4/2026).
SE menghadap ke Kepala Bagian Prokopim Setda Gresik, Imam Basuki dengan membawa sejumlah berkas dan mengenakan pakaian PNS
Berkas-berkas yang dibawa SE itu menimbulkan sejumlah pertanyaan dan kejanggalan.
Serahkan SK Berupa Kertas Fotokopi
Seperti SK yang disodorkan ke Imam Basuki merupakan kertas photo copy dan tertuju ke Bagian Humas Pemkab Gresik.
"Padahal di sini tidak ada bagian humas, adanya Prokopim," ujar Imbas sapaan akrab Imam Basuki, Rabu (8/4/2026).
Lebih lanjut, tanda tangan dalam SK tersebut merupakan tanda tangan yang tidak identik dengan pejabat Pemkab Gresik atau terkesan palsu.
"Dan di situ, tahunnya tahun 2024. Kalau ada pegawai baru kami pasti diberitahu BKPSDM, tapi kemarin tidak ada sama sekali," tambahnya.
SE mengaku sebelumnya bekerja di Kantor Kecamatan Menganti, Gresik.
"Lalu saya telpon Sekcam Menganti, ternyata tidak ada pegawainya atas nama tersebut. Lalu kami arahkan SE ke BKPSDM," ucapnya.
Panggil Saksi dan Korban
Tak hanya SE, setidaknya masih banyak korban yang datang ke Kantor Pemkab Gresik dengan kasus yang sama. Ada yang sempat ikut apel.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo mengatakan tengah mendalami dugaan penipuan ASN tersebut.
"Saat ini masih didalami tim kami. Kami juga akan memanggil saksi dan juga korban, kemarin yang sudah datang sembilan orang," tandasnya.
BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS
| Pemprov Jatim Resmi Terapkan Pembatasan Gawai di Sekolah Mulai 13 April 2026 |
|
|---|
| Tak Naikkan Harga, UMKM Jenang Kediri Justru Kebanjiran Pesanan Luar Pulau |
|
|---|
| Update Misteri Bocah 4 Tahun di Madiun Hilang, Ditemukan Tewas di Kubangan Galian C |
|
|---|
| KRONOLOGI Pengendara Motor Wanita Tewas Usai Hantam Truk di Menganti Gresik |
|
|---|
| Paskah Bersama IRRIKA dan PODI di Vatikan Jadi Simbol Harapan di Tengah Konflik Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pemkab-gresik-tidak-ada-pembukaan-rekrutmen-Calon-Pegawai-Negeri-Sipil-CPNS-pada-202.jpg)