Alumni Doktor Universitas Airlangga Tembus Dunia, Jadi Penggerak Keperawatan Syariah
Posisi tersebut mencerminkan kapasitas kepemimpinan sekaligus pengakuan atas kompetensi akademiknya.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Dr. Iwan Ardian, alumni S3 Keperawatan Unair, aktif kembangkan keperawatan berbasis syariah lewat akademik, penelitian, dan kebijakan.
- Kini ia menjabat Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung serta pengurus Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI) Pusat.
- Produktif menulis buku, publikasi ilmiah, dan raih penghargaan internasional, ia menekankan pentingnya integrasi nilai syariah dalam layanan kesehatan.
SURYA.co.id, SURABAYA - Alumni Program Doktor (S3) Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga (Unair), Dr. Iwan Ardian, aktif mengembangkan keperawatan berbasis syariah melalui peran akademik, penelitian, hingga kebijakan kesehatan.
Saat ini, Dr. Iwan Ardian dipercaya menjalankan sejumlah peran strategis.
Ia menjadi penguji disertasi pada Program Doktor Keperawatan Unair serta menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan di Universitas Islam Sultan Agung.
Posisi tersebut mencerminkan kapasitas kepemimpinan sekaligus pengakuan atas kompetensi akademiknya.
Pengembangan Kebijakan Layanan Kesehatan
Selain itu, ia juga terlibat sebagai anggota kolegium nasional serta pengurus Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI) Pusat.
Melalui peran tersebut, ia berkontribusi dalam pengembangan kebijakan layanan kesehatan berbasis nilai keislaman.
Baca juga: Detik-detik Febrian Perawat RSBS Jember Bantu Persalinan di Pesawat, Tak Menyesal Meski Tiket Hangus
Dalam bidang penelitian, Dr. Iwan Ardian merupakan penerima Hibah Penelitian Disertasi Doktor di Unair.
Sederet Prestasi yang Dimiliki
Ia juga meraih penghargaan “The Best Content of Poster” dalam International Nursing Conference 2025.
Capaian tersebut memperkuat posisinya sebagai akademisi yang produktif dan inovatif di tingkat internasional.
Kontribusinya juga terlihat dalam publikasi ilmiah dan penulisan buku. Ia dikenal sebagai penulis buku dan modul asuhan keperawatan berbasis syariah, serta referensi di bidang manajemen, kepemimpinan, dan tata kelola layanan kesehatan.
“Keperawatan bukan hanya tentang keterampilan klinis, tetapi juga tentang bagaimana kita menghadirkan empati, nilai, dan integritas dalam setiap tindakan pelayanan,” ujar Iwan.
Berkembang Ikuti Kebutuhan Masyarakat
Ia menegaskan, pendekatan keperawatan harus terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat.
“Perawat dituntut tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga mampu memahami aspek psikologis, sosial, dan spiritual pasien secara utuh,” katanya.
Menurutnya, integrasi nilai syariah dalam praktik keperawatan menjadi salah satu keunggulan yang relevan di Indonesia.
| Tren Wellness di Surabaya: Pergeseran Gaya Hidup Urban dan Inovasi Terapi |
|
|---|
| Jangan Remehkan Napas Cepat dan Berat Badan Stagnan Anak, Ini Penjelasan Dokter RS Royal Surabaya |
|
|---|
| Kecelakaan di Simpang 4 Lingkar Utara Dinoyo Lamongan, Pengendara Motor Terobos Lampu Merah |
|
|---|
| Breakingnews: Jasad Pria Ditemukan Tergeletak di Bawah Pilar Tol Juanda-Waru Surabaya |
|
|---|
| Status Hukum Rismon di Kasus Ijazah Jokowi Disorot Imbas Pelaporan JK, Kubu Roy Suryo Beri Sindiran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Dr-Iwan-Ardian-alumni-unair.jpg)