Lamongan dan Gresik Siap Perkuat SDM Lewat Kolaborasi dengan Unair
Pemerintah Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Gresik berkomitmen mendukung pengembangan sumber daya manusia
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Lamongan dan Gresik berkolaborasi dengan UNAIR untuk pengembangan SDM melalui forum Employer Meeting.
- Lamongan tonjolkan potensi agro-maritim, sementara Gresik fokus pada kesiapan SDM menghadapi arus investasi industri.
- Forum hadirkan alumni Unair yang kini jadi pemangku kebijakan, dorong sinergi pendidikan–industri demi keberlanjutan ekonomi daerah.
SURYA.co.id, SURABAYA - Pemerintah Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Gresik berkomitmen mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui kolaborasi strategis dengan Universitas Airlangga (UNAIR).
Hal ini disampaikan dalam forum Employer Meeting bertajuk Sustainability with Collaborative Leadership yang mempertemukan kepala daerah alumni UNAIR dengan pihak kampus.
Potensi Sumber Daya Alam
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan, daerahnya memiliki praktik baik dalam mengelola potensi sumber daya alam melalui kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya, sinergi menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Baca juga: Dirjen Kementan Tinjau Tikung Lamongan, Pastikan Sawah Tak Kekeringan aaat Musim Kemarau
“Kami dari Kabupaten Lamongan memberikan praktik baik bagaimana mengkolaborasikan sektor-sektor sumber daya alam untuk menjadi sektor unggulan bagi daerah Lamongan khususnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sektor pertanian dan perikanan menjadi tulang punggung ekonomi Lamongan.
Produksi Padi di Kabupaten Lamongan
Berdasarkan data yang dipaparkan, produksi padi mencapai 1.335.099 ton, jagung 536.245 ton, serta ditopang sektor peternakan seperti ayam, sapi, dan kambing.
Sementara itu, sektor maritim juga kuat dengan perikanan tangkap mencapai 82.848,79 ton dan budidaya 46.941,85 ton.
"Dengan mengelola pertanian dan perikanan, insyaallah ini menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi di Lamongan,” tambahnya.
Perkuat Hilirisasi Potensi
Pria yang akrab disapa Pak Yes ini menilai, kolaborasi dengan UNAIR sangat penting untuk memperkuat hilirisasi potensi tersebut, terutama melalui riset, inovasi, dan pengembangan SDM.
Ia mencontohkan keterlibatan sekitar 500 mahasiswa KKN UNAIR yang diterjunkan langsung ke berbagai potensi daerah sebagai bagian dari pembelajaran dan inspirasi.
“Secara bersama-sama akan berkolaborasi untuk menuju kesuksesan dan keberhasilan,” tegas Bupati yang juga alumni Program Magister Studi Ekonomi Kesehatan Sekolah Pascasarjana UNAIR ini.
Butuh Tenaga Kerja yang Kompeten
Senada dengan itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyoroti pentingnya peningkatan kualitas SDM di tengah derasnya arus investasi industri di Gresik.
Ia menyebut daerahnya menjadi tujuan perusahaan multinasional sehingga membutuhkan tenaga kerja yang kompeten.
| Eri Cahyadi Ungkap Strategi Atasi Banjir Surabaya Selatan, Target Tuntas 2026 |
|
|---|
| Tampang Begal Jalan Raya Darmo Permai yang Tersungkur Ditabrak Suami Korban |
|
|---|
| Hardiknas 2026: Jatim Rilis 40 Sekolah Berintegritas, Ada Kantin Kejujuran |
|
|---|
| Polisi Tertibkan 141 Jukir Liar di Surabaya, Dukung Digitalisasi Parkir |
|
|---|
| Milos Raickovic Jadi Motor Lini Tengah Persebaya Surabaya, Kritik Bonek Terjawab |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kolaborasi-strategis-dengan-Universitas-Airlangga-UNAIR.jpg)