Satgas Percepatan Perbaikan Jalan Berlubang di Sidoarjo Ditambah, Ini Peran Mereka
Pemkab Sidoarjo melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air sedang menguatkan peran Satgas Jalan
Penulis: M Taufik | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Pemkab Sidoarjo tambah tim Satgas Jalan dari 3 menjadi 5 untuk percepat perbaikan jalan rusak saat musim hujan.
- Sejumlah ruas sudah diperbaiki, sementara program betonisasi 2026 targetkan 6,7 km jalan di tujuh lokasi.
- Metode betonisasi dipilih untuk ruas dengan beban lalu lintas berat, agar lebih kuat dan tahan lama dibanding overlay aspal.
SURYA.co.id, SIDOARJO – Musim hujan belum berakhir. Jalan rusak atau jalan-jalan berlubang masih terlihat di beberapa ruas jalan di Kabupaten Sidoarjo.
Untuk mengatasi persoalan itu, Pemkab Sidoarjo melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PU BMSDA) sedang menguatkan peran Satgas Jalan.
Jika sebelumnya cuma ada tiga tim, sekarang ini sudah ada lima tim satgas yang sudah terbentuk. Tugasnya menjadi tim reaksi cepat penanganan jalan rusak.
“Satgas Jalan itu harus cepat. Ketika ada keluhan atau laporan dari masyarakat, mereka harus langsung bergerak melakukan perbaikan,” kata Bupati Sidoarjo Subandi kepada SURYA.co.id, Jumat (3/4/2026).
Perbaikan Ruas Jalan Rusak
Beberapa ruas jalan yang rusak sudah selesai diperbaiki oleh Satgas Jalan.
Seperti jalan rusak di ruas Kalipecabean sepanjang 51 meter, di Kawasan Kemiri, ruas jalan di Tarik, ruas Jalan Wage, dan beberapa kerusakan di ruas jalan lainnya.
Setiap hari, satgas itu juga keliling ke berbagai wilayah untuk memantau kondisi jalan.
Karena, selain wajib melakukan perbaikan jalan berdasar laporan warga, mereka juga wajib memantau kondisi jalan di Sidoarjo.
Begitu ada yang rusak, tugas mereka untuk segera melakukan perbaikan.
“Selain perbaikan oleh Satgas Jalan yang berada di bawah Dinas PU BMSDA, perbaikan jalan rusak juga dilakukan oleh masing-masing kecamatan menggunakan program PIWK. Kami terus pantau, dan sejauh ini sudah berjalan cukup bagus,” lanjut Bupati Subandi.
Program Betonisasi Berjalan
Di sisi lain, program betonisasi jalan juga terus berjalan.
Sepanjang tahun 2026 ini ada sekira tujuh ruas jalan yang akan dibeton dengan total panjangnya mencapai sekira 6,7 kilometer.
Menurut Mahmud, Kepala Dinas PU BMSDA, program betonisasi merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur serta memperlancar mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah dengan tingkat aktivitas lalu lintas yang cukup tinggi.
Metode Perbaikan Jalan
Dari total ruas jalan yang akan ditangani, satu ruas akan diperbaiki menggunakan metode perbaikan eksisting dan overlay aspal, yakni ruas Krian (RPH)–Kemangsen (Balai Desa).
| FWD Insurance Rayakan Agen Berprestasi Lewat Tema RISE Beyond Horizon 2026 |
|
|---|
| Revitalisasi Pasar Banyuwangi Capai 95 Persen, Siap Jadi Destinasi Wisata |
|
|---|
| Tren Liburan Gen Z: Perjalanan Singkat, Fleksibel Dan Fokus Pada Pengalaman Lokal |
|
|---|
| Khofifah Guyur Bonus Rp 1,84 Miliar Atlet Paralimpik Jatim, 35 Medali di ASEAN Para Games 2025 |
|
|---|
| Update Penggeledahan Kantor Dinas ESDM Jatim Berlanjut Hingga Malam, Kejati Jatim Angkut 2 Ransel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/sekarang-ini-sudah-ada-lima-tim-satgas-yang-sudah-terbentuk.jpg)