Selasa, 21 April 2026

Bupati Sidoarjo Subandi Instruksikan Percepatan Digitalisasi dan Penguatan UMKM

Bupati Sidoarjo Subandi menginstruksikan seluruh ASN untuk meningkatkan kedisiplinan dan empati dalam pelayanan publik

Penulis: M Taufik | Editor: Titis Jati Permata
Surya.co.id/M Taufik
HALABIHALAL - Ribuan ASN Pemkab Sidoarjo saat mengikuti apel dan halal bi halal di GOR Sidoarjo, Senin (30/3/2026). Bupati Sidoarjo Subandi menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan kedisiplinan dan empati dalam pelayanan publik, terutama melalui percepatan transformasi digital. 

Ringkasan Berita:
  • Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Sidoarjo mengikuti apel dan halal bihalal di GOR Delta, Senin (30/3/2026).
  • Bupati Sidoarjo Subandi instruksikan percepatan digitalisasi layanan publik, penguatan UMKM, serta peningkatan PAD Rp642 miliar.
  • Ia juga menekankan percepatan proyek infrastruktur jalan, jembatan, dan sungai pada triwulan kedua 2026.  

 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tancap gas mengejar target pembangunan. 

Bupati Sidoarjo Subandi menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan kedisiplinan dan empati dalam pelayanan publik, terutama melalui percepatan transformasi digital.

Hal tersebut ditegaskan Subandi saat memimpin apel pagi sekaligus rangkaian acara Halal Bihalal di parkir timur GOR Delta Sidoarjo, Senin (30/3/2026).

Baca juga: Penjahat Kambuhan asal Pasuruan Tertangkap Tangan jadi Maling Kotak Amal di Sidoarjo 

"Transformasi digital bukan sekadar tren, melainkan keharusan untuk percepatan layanan di segala lini. Saya berharap sistem dashboard di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera berjalan optimal," ujar Subandi di hadapan ribuan ASN, dikutip SURYA.co.id

Optimalisasi Sistem Digital

Optimalisasi sistem digital ini bukan tanpa alasan. Pemkab Sidoarjo saat ini tengah berfokus menutup tantangan anggaran. 

Subandi mengungkapkan, setidaknya dibutuhkan kontribusi sekitar Rp642 miliar untuk memenuhi target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Melalui sistem dashboard yang terintegrasi, kinerja tiap OPD dan kontribusi terhadap pendapatan daerah dapat terpantau secara real-time. 

Dengan data yang akurat, pemda diharapkan lebih cepat menemukan solusi untuk meningkatkan PAD.

Sektor Ekonomi Kerakyatan Jadi Prioritas

Selain birokrasi, sektor ekonomi kerakyatan menjadi prioritas. 

Dengan populasi mencapai 250.000 pelaku UMKM di Sidoarjo, Bupati meminta OPD terkait mempermudah proses perizinan dan memperkuat pendampingan.

"Penguatan UMKM harus menjadi perhatian bersama. Pastikan program subsidi bunga Kurda 0,2 persen teroptimalisasi dan tepat sasaran agar pelaku usaha kecil kita bisa naik kelas," tambahnya.

Soroti Masalah Infrastruktur

Di sisi lain, Subandi juga menyoroti masalah klasik infrastruktur. 

Ia menginstruksikan agar pada bulan April, atau awal triwulan kedua 2026, seluruh proyek perbaikan jalan dan jembatan sudah menunjukkan progres signifikan.

"Terkait jalan berlubang, pembangunan jembatan, hingga normalisasi sungai dari hulu ke hilir harus segera digerakkan. Saya minta triwulan kedua ini semua sudah jalan. OPD tidak perlu takut selama bekerja sesuai regulasi yang benar," tegas Subandi.

Kekompakan dan Empati

Dalam kesempatan itu, Subandi mengingatkan keberhasilan pembangunan tidak hanya bertumpu pada kecerdasan teknis, tetapi juga kekompakan dan rasa empati.

Ia menekankan pentingnya ASN untuk hadir di tengah masyarakat dengan hati agar aspirasi warga benar-benar terserap dan tertangani.

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved