Senin, 20 April 2026

Kebakaran Pabrik Cat dan Tiner Gresik: Ledakan Hebat Paksa Warga Mengungsi

Dentuman keras guncang Wringinanom Gresik Jatim. Pabrik cat PT Warnatama Cemerlang terbakar hebat, warga terpaksa lari dari rumah.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
istimewa
KEBAKARAN PABRIK CAT - Kobaran api membumbung tinggi menghanguskan pabrik cat dan tiner PT Warnatama Cemerlang di Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timnur, Kamis (19/3/2026) dini hari. Kobaran api yang membumbung tinggi disertai suara ledakan keras, memaksa warga sekitar area pabrik mengungsi. 
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran hebat melanda pabrik cat PT Warnatama Cemerlang di Wringinanom, Gresik, Jawa Timur (Jatim) pada Kamis (19/3/2026) dini hari.
  • Warga sekitar terpaksa dievakuasi setelah mendengar rentetan suara ledakan dari dalam area pabrik.
  • Tim pemadam kebakaran gabungan dari Gresik, Sidoarjo, dan Mojokerto dikerahkan untuk menjinakkan api.

 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik cat dan tiner milik PT Warnatama Cemerlang yang berlokasi di Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim) pada Kamis (19/3/2026) dinihari.

Insiden yang terjadi saat warga sedang beristirahat ini memicu kepanikan luar biasa. Kobaran api yang membumbung tinggi disertai suara ledakan keras, membuat warga yang bermukim di sekitar area pabrik harus segera mengungsi.

Kandungan bahan kimia yang mudah terbakar seperti cat dan tiner, membuat api dengan sangat cepat merambat dan menghanguskan bangunan pabrik. Rekaman kamera amatir menunjukkan langit di wilayah Wringinanom memerah akibat amukan si jago merah.

Penanganan Darurat dan Evakuasi Warga

Mengingat lokasi pabrik berada di wilayah perbatasan, bantuan pemadam kebakaran tidak hanya datang dari unit wilayah selatan Gresik. Tim PMK dari Krian (Sidoarjo) dan Mojokerto turut diterjunkan ke lokasi kejadian.

Kapolsek Wringinanom, Iptu Ahmad Fahri, mengonfirmasi bahwa tim gabungan saat ini masih berjibaku memadamkan api. 

Fokus utama petugas adalah mencegah api merembet ke pemukiman padat penduduk yang berada di belakang perusahaan.

  • Petugas Damkar gabungan dari tiga wilayah (Gresik, Sidoarjo, Mojokerto) telah berada di lokasi.
  • Warga di sekitar area perusahaan telah dievakuasi ke tempat aman guna menghindari dampak ledakan.
  • Jarak antara pagar perusahaan dengan pemukiman warga menjadi zona penyangga utama saat ini.

"Pemukiman aman karena ada jarak pagar, namun warga semalam sudah kami evakuasi karena mereka takut mendengar suara ledakan-ledakan dari dalam perusahaan," ujar Iptu Ahmad Fahri saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Penyebab Kebakaran dan Kondisi Korban

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun, dugaan sementara mengarah pada adanya korsleting atau hubungan arus pendek listrik di salah satu unit produksi.

Kabar baiknya, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Hal tersebut dikarenakan operasional pabrik sedang berhenti dan seluruh karyawan tengah menjalani masa libur.

Data Terverifikasi: Risiko Kebakaran Industri Kimia

PT Warnatama Cemerlang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur cat dan pelapis (coatings). 

Berdasarkan data keamanan industri, kebakaran pada pabrik cat tergolong kategori risiko tinggi, karena melibatkan bahan pelarut organik (solvent) yang memiliki titik nyala (flash point) rendah.

Kebakaran jenis ini memerlukan penanganan khusus dengan cairan busa (foam) pelapis api, bukan sekadar air biasa, karena sifat kimia tiner yang dapat mengapung dan tetap menyala di atas permukaan air.

Imbauan bagi Warga Sekitar

Bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran, diimbau untuk tetap menggunakan masker guna menghindari polusi udara akibat asap kimia yang beracun. 

Pastikan untuk tidak mendekati area garis polisi demi keselamatan diri dari potensi ledakan susulan yang mungkin terjadi selama proses pendinginan.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved