Senin, 27 April 2026

KAI Bangun 1.489 Unit Hunian di Stasiun Gubeng Surabaya, Dukung Program 3 Juta Rumah

KAI siapkan 1.489 unit hunian vertikal di Stasiun Gubeng Surabaya. Proyek megah 52 lantai ini dukung program 3 Juta Rumah.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Bobby Constantine Koloway
HUNIAN VERTIKAL - PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi menyiapkan pembangunan hunian vertikal berbasis stasiun di Kota Surabaya, Jawa Timur. Rencananya, program ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Peluncuran dilakukan serentak di 4 kota: Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya, Senin (16/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • PT KAI membangun 1.489 unit hunian vertikal di kawasan Stasiun Gubeng, Surabaya, Jawa Timur (Jatim).
  • Proyek ini terdiri dari dua tower setinggi 30 dan 20 lantai di lahan seluas 1,2 hektare.
  • Pembangunan ini mendukung program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto dengan konsep TOD.

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI resmi menyiapkan pembangunan hunian vertikal berbasis stasiun di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim). 

Proyek strategis ini, merupakan langkah nyata KAI dalam mendukung program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Rencananya, hunian tersebut akan dibangun di kawasan Lapangan Mendut yang berada di sekitar Stasiun Gubeng Surabaya

Proyek tersebut, mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD) yang mengintegrasikan tempat tinggal dengan transportasi publik.

DUKUNG PROGRAM PRESIDEN - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan pembangunan hunian vertikal berbasis stasiun di Kota Surabaya. Rencananya, program ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Peluncuran dilakukan serentak di 4 kota: Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya, Senin (16/3/2026).
DUKUNG PROGRAM PRESIDEN - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan pembangunan hunian vertikal berbasis stasiun di Kota Surabaya. Rencananya, program ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Peluncuran dilakukan serentak di 4 kota: Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya, Senin (16/3/2026). (Surya.co.id/Bobby Constantine Koloway)

Detail Proyek Hunian KAI di Stasiun Gubeng

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan bahwa pengembangan hunian di kawasan stasiun akan menyasar sejumlah kota besar, dengan Surabaya sebagai salah satu prioritas utama.

  • Jumlah Unit: 1.489 unit hunian.
  • Struktur Bangunan: Dua tower (Tower 1 setinggi 30 lantai dan Tower 2 setinggi 20 lantai).
  • Luas Lahan: Sekitar 1,2 hektare (11.425 meter persegi).
  • Fasilitas: Dua lantai podium komersial untuk aktivitas penghuni.

"Melalui pengembangan kawasan berbasis stasiun ini, KAI ingin menghadirkan ekosistem kota yang lebih terintegrasi dan mobilitas yang lebih mudah," ujar Bobby dalam pemaparannya, Senin (16/3/2026).

Dukungan Menko Infrastruktur dan Satgas Perumahan

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyebut hunian vertikal adalah solusi keterbatasan lahan di perkotaan. 

Fokus utama program tersebut, adalah membantu masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan rumah layak.

Ketua Satgas Perumahan, Hashim Djojohadikusumo, menambahkan bahwa pemanfaatan aset KAI yang strategis akan membantu mengatasi backlog perumahan nasional, sekaligus menggerakkan ekonomi melalui industri konstruksi.

Konteks Terverifikasi: Mengenal Konsep TOD

Konsep Transit Oriented Development (TOD) yang diterapkan di Stasiun Gubeng mengadopsi pola pembangunan kota modern di negara maju. 

TOD bertujuan mengurangi ketergantungan masyarakat pada kendaraan pribadi, dengan menempatkan hunian dalam jangkauan jalan kaki ke transportasi massal.

Lokasi Lapangan Mendut yang berjarak hanya 1,2 kilometer dari Stasiun Gubeng, menjadikan kawasan ini sangat strategis. 

Namun, KAI masih perlu melakukan penyesuaian zonasi, karena lahan tersebut saat ini masih berstatus Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Saran bagi Masyarakat

Bagi masyarakat Surabaya yang berminat, disarankan untuk memantau informasi resmi melalui kanal PT KAI atau Kementerian Perumahan. 

Pastikan Anda memenuhi kriteria masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) jika ingin mendapatkan subsidi dari program pemerintah ini.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved