Minggu, 10 Mei 2026

Bansos Rp 7,6 Miliar Cair di Gresik, Gubernur Jatim Khofifah Pastikan Stok Pangan Aman

Warga Gresik Jatim sumringah, Bansos Rp 7,6 miliar cair hari ini. Simak rincian bantuan Khofifah dan Gus Yani untuk warga kurang mampu.

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Willy Abraham
BANSOS GRESIK - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani menyalurkan bansos di Pendopo Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jumat (13/3/2026). Total bantuan sosial dan pemberdayaan yang disalurkan mencapai Rp 7,6 miliar. 
Ringkasan Berita:
  • Total bantuan sosial dan pemberdayaan yang disalurkan di Kabupaten Gresik Jawa Timur (Jatim) mencapai Rp 7.607.800.000.
  • Bantuan menyasar PKH Plus, penyandang disabilitas, hingga program pemberdayaan BUM Desa.
  • Khofifah juga menggelar pasar murah di Gresik untuk menstabilkan harga pangan jelang Idulfitri.

 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Bantuan sosial dan bantuan pemberdayaan senilai Rp 7.607.800.000 resmi disalurkan kepada masyarakat Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim). 

Penyerahan dilakukan langsung oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani di Pendopo Alun-Alun Gresik, Jumat (13/3/2026).

Berbagai program bantuan ini dirancang untuk menyasar kelompok rentan, pilar sosial, hingga desa penerima program pemberdayaan. 

Sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik ini, diharapkan mampu menekan angka kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.

Rincian Alokasi Bantuan Rp 7,6 Miliar

Berdasarkan rekapitulasi alokasi tahun 2026, dana miliaran rupiah tersebut didistribusikan melalui berbagai kanal organisasi perangkat daerah (OPD) dengan rincian sebagai berikut:

  • Dinas Sosial Jatim: Rp 3.445.900.000 (PKH Plus, Bansos Disabilitas, Kemiskinan Ekstrem).
  • Bantuan Keuangan Desa: Rp 3.400.000.000 (Infrastruktur dan pemberdayaan).
  • Dinas PMD Jatim: Rp 736.900.000 (BUMDesa, Desa Berdaya, Jatim Puspa).
  • BUMD Jatim: Rp 25.000.000 (Zakat Produktif).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani menyambut baik intervensi bantuan ini. 

Menurutnya, skema bantuan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat di tingkat desa akan diadaptasi oleh Pemkab Gresik ke depannya.

"Kami meyakini bantuan sosial ini akan membawa dampak nyata bagi masyarakat. Skema seperti ini sangat baik dan bisa kami adaptasi menjadi bagian dari program Pemerintah Kabupaten Gresik," ujar Gus Yani.

Pasar Murah dan Pengendalian Inflasi

Setelah menyerahkan bantuan, rombongan meninjau pasar murah di Pudak Galeri Gresik. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga keterjangkauan harga pangan menjelang Hari Raya Idulfitri yang kerap diiringi kenaikan harga kebutuhan pokok.

Khofifah menegaskan, bahwa stok pangan di Jawa Timur dalam kondisi aman. Fokus pemerintah saat ini adalah memastikan distribusi berjalan lancar agar tidak terjadi kelangkaan di pasar-pasar tradisional.

"Kami ingin memastikan stabilisasi harga, pengendalian inflasi, dan memastikan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat, baik dari sisi pasokan maupun harganya," tegas Khofifah.

Upaya Penurunan Kemiskinan Jatim

Penyaluran bansos di Gresik merupakan bagian dari strategi besar Pemprov Jatim dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem yang ditargetkan mencapai 0 persen. 

Gresik menjadi salah satu fokus, karena memiliki karakteristik wilayah industri sekaligus agraris yang membutuhkan intervensi pemberdayaan ekonomi desa selain bantuan tunai langsung.

 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved