Selasa, 19 Mei 2026

Waspadai Glaukoma Pemicu Kebutaan Permanen, Ada Skrining Mata Gratis di JEC JAVA Surabaya

Gangguan yang disebabkan kerusakan saraf optik tersebut dapat mengakibatkan kebutaan jika tidak ditangani dengan cepat.

Tayang:
istimewa/Rumah Sakit Mata JEC JAVA Surabaya
PEMERIKSAAN MATA - Rumah Sakit Mata JEC JAVA Surabaya menggelar layanan pemeriksaan gratis untuk mendeteksi gangguan mata glaukoma, Rabu (11/3/2026). Gangguan yang disebabkan oleh kerusakan saraf optik tersebut dapat mengakibatkan kebutaan jika tidak ditangani dengan cepat. 

Ringkasan Berita:
  • RS Mata JEC JAVA Surabaya menggelar pemeriksaan gratis glaukoma dalam rangka Pekan Glaukoma Sedunia 2026.
  • Deteksi dini penting karena glaukoma sering tanpa gejala awal dan dapat sebabkan kebutaan permanen.
  • Program edukasi dan skrining berlangsung Maret–April, menyasar komunitas Surabaya untuk tingkatkan kesadaran kesehatan mata.  

 

SURYA.co.id, SURABAYA - Rumah Sakit Mata JEC JAVA Surabaya menggelar layanan pemeriksaan gratis untuk mendeteksi gangguan mata glaukoma. 

Gangguan yang disebabkan kerusakan saraf optik tersebut dapat mengakibatkan kebutaan jika tidak ditangani dengan cepat.

Berlangsung pada momentum Pekan Glaukoma Sedunia 2026, kegiatan ini mengajak masyarakat memeriksakan kesehatan mata secara menyeluruh. 

Menurut data kesehatan, kasus glaukoma sering kali tidak menunjukkan gejala pada stadium awal.

"Kerusakan penglihatan akibat glaukoma bersifat permanen, sehingga pencegahan melalui deteksi dini sangat penting," ujar Dokter Mata di JEC JAVA Surabaya, Dian Arumdini, dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (12/3/2026).

Peduli Kesehatan Saraf Mata

Dengan deteksi dini, perkembangan penyakit ini dapat dikontrol. 

Melalui program ini, masyarakat diharapkan lebih peduli terhadap kesehatan saraf mata agar terhindar dari risiko kebutaan yang tidak dapat disembuhkan.

Rangkaian kegiatan edukasi ini akan berlangsung sepanjang Maret hingga April 2026 dengan menyasar berbagai lapisan komunitas di Surabaya

Selain pemeriksaan fisik, tim medis juga memberikan konsultasi mengenai pola hidup sehat untuk menjaga tekanan bola mata tetap stabil.

Layanan Skrining

Layanan skrining yang diberikan meliputi pengukuran tekanan bola mata (tonometri) serta penilaian kondisi saraf optik pasien. 

Langkah teknis ini sangat krusial bagi warga yang memiliki faktor risiko tinggi, seperti penderita diabetes atau mereka yang berusia di atas 40 tahun.

Dokter Dian Arumdini menambahkan, banyak pasien baru mencari pertolongan medis ketika lapang pandang mereka sudah mulai menyempit secara signifikan. 

"Glaukoma sering disebut sebagai silent thief of sight karena kerusakan saraf optik terjadi secara perlahan tanpa gejala yang jelas," tambahnya mengingatkan.

Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Data riset menunjukkan bahwa Jawa Timur memiliki beban gangguan penglihatan yang cukup besar dibandingkan provinsi lain di Indonesia. 

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved