Tes Urine Warga Binaan Rutan Gresik, Karutan : Komitmen Zero Halinar
Langkah ini dilakukan untuk memastikan lingkungan rutan tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba
Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Rutan Kelas IIB Gresik gelar tes urine bagi 15 warga binaan untuk wujudkan komitmen Zero HALINAR.
- Pemeriksaan dilakukan ketat dengan melibatkan petugas rutan, staf Kesatuan Pengamanan Rutan, dan peserta magang Poliklinik Pratama.
- Kepala Rutan Eko Widiatmoko menegaskan tes urine bagian dari langkah preventif menjaga lingkungan rutan bersih dari narkoba.
SURYA.co.id, GRESIK - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur menggelar tes urine bagi warga binaan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan lingkungan rutan tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba dan barang terlarang atau Zero HALINAR.
Kegiatan tes urine tersebut digelar di aula dalam Rutan Gresik dan melibatkan jajaran petugas rutan, peserta magang Poliklinik Pratama, staf Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR), serta 15 warga binaan yang menjalani pemeriksaan.
Deteksi Dini Potensi Penyalahgunaan Narkotika
Tes urine ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di dalam lingkungan pemasyarakatan.
Baca juga: Nelayan Ujungpangkah Gresik Dapat Bantuan Saat Musim Paceklik, Total 4.895 Paket Disalurkan
Selama pelaksanaan kegiatan, proses pemeriksaan dilakukan dengan pengawasan ketat oleh petugas guna memastikan tes berjalan transparan, akuntabel, serta sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Jaga Lingkungan Rutan Bersih dari Narkoba
Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, menegaskan, tes urine merupakan langkah nyata dalam menjaga lingkungan rutan tetap bersih dari narkoba.
“Pelaksanaan tes urine ini merupakan langkah nyata kami dalam memastikan lingkungan Rutan Gresik tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba dan barang terlarang. Komitmen Zero HALINAR harus dimulai dari seluruh jajaran petugas hingga warga binaan,” kata Eko, sapaan akrabnya.
Langkah Preventif dan Pengawasan Berkelanjutan
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam penguatan pengawasan serta pencegahan peredaran narkoba di dalam lapas dan rutan.
“Kami terus berkomitmen menjalankan berbagai langkah preventif dan pengawasan secara berkelanjutan, termasuk melalui tes urine secara berkala. Hal ini menjadi bagian dari upaya menjaga integritas petugas serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari HALINAR,” imbuhnya.
BACA BERITA SURYA.co.id LAINNYA DI GOOGLE NEWS
| Guru Besar Komunikasi Unair Ungkit Kemerosotan Peran Media Massa dalam Rakor Kemenkopolhukam |
|
|---|
| Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026? Catat Jadwal, Niat, dan Keutamaannya |
|
|---|
| Kabar Duka Dari Tanah Suci, Dua Jemaah Haji Kloter 30 dan 33 Asal Lamongan Wafat |
|
|---|
| FK UNAIR Perkuat Jejaring Global, Gandeng Adelaide University Bahas Sistem Kebidanan |
|
|---|
| Gubernur Khofifah Serahkan Penghargaan JDIH Terbaik I kepada Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/suasana-pengambilan-sampel-tes-urine-di-rutan-kelas-II-B-Gresik.jpg)