Sabtu, 25 April 2026

3 Hari Pencarian, Penumpang KM Dharma Ferry VII yang Terjatuh di Perairan Gresik Ditemukan Meninggal

Tiga hari pencarian, penumpang KM Dharma Ferry VII yang jatuh di perairan Gresik ditemukan meninggal dunia, 4,61 mil dari titik awal.

Basarnas
PENUMPANG DITEMUKAN - Petugas saat mengevakuasi korban Muslich di perairan Gresik, Rabu (4/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Muslich (37), penumpang KM Dharma Ferry VII, ditemukan meninggal dunia.
  • Korban ditemukan 4,61 mil laut dari titik awal jatuh.
  • Operasi SAR berlangsung tiga hari libatkan KN SAR Widura dan nelayan.
  • Jenazah dievakuasi ke RS Ibnu Sina Gresik, operasi resmi ditutup.

 

SURYA.co.id, GRESIK – Muslich (37), penumpang KM Dharma Ferry VII asal Nganjuk yang dilaporkan terjatuh ke laut di alur pelayaran Gresik, akhirnya ditemukan Tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SAR Mission Coordinator (SMC), mengatakan korban ditemukan pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 10.25 WIB.

Lokasi penemuan berada sekitar 4,61 mil laut dari titik awal korban dilaporkan jatuh ke laut.

“Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan di perairan sekitar perairan Gresik setelah dilakukan pencarian intensif selama tiga hari,” kata Nanang.

Dievakuasi ke RS Ibnu Sina Gresik

Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi ke darat dan dibawa ke RS Ibnu Sina Gresik untuk penanganan lebih lanjut oleh petugas berwenang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin (2/3/2026) sore.

Dalam laporan disebutkan seorang penumpang terjatuh ke laut saat kapal berada di sekitar perairan antara buoy 15 hingga buoy 17 di alur pelayaran Surabaya–Gresik.

Mengetahui kejadian tersebut, kru kapal bersama pihak terkait segera melakukan pencarian awal di sekitar lokasi korban diduga jatuh.

Namun, korban belum ditemukan sehingga operasi pencarian dilanjutkan dengan melibatkan tim SAR gabungan.

KN SAR Widura Dikerahkan, Nelayan Ikut Bantu Pencarian

Dalam operasi SAR ini, Kantor SAR Kelas A Surabaya mengerahkan KN SAR Widura untuk melakukan pencarian menggunakan Sea Rider. Tim melakukan penyisiran di area perairan sekitar titik kejadian.

Selama operasi pencarian, tim SAR juga berkoordinasi dengan para nelayan yang berada di sekitar lokasi.

Petugas menanyakan kemungkinan adanya tanda-tanda keberadaan korban di perairan tersebut.

Selain itu, informasi mengenai kejadian orang jatuh ke laut juga disampaikan kepada kapal-kapal yang melintas di alur pelayaran Surabaya agar segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Kasatpolairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardhita membenarkan penemuan tersebut.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved