Rabu, 6 Mei 2026

Perbaikan Jalan Rusak di Sidoarjo

Warga Sukodono Sidoarjo Aspal Jalan Rusak Secara Mandiri, DPRD Soroti Sistem dan Pengawasan

Jalan berlubang jadi masalah klasik di Sidoarjo saat musim hujan. Warga lakukan aksi swadaya, Pemkab targetkan perbaikan selesai sebelum Lebaran.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: M Taufik | Editor: Adrianus Adhi
Surya.co.id/M Taufik
PERBAIKAN - Sejumlah rusak jalan telah diperbaiki oleh Pemkab Sidoarjo. Dalam hal ini pemerintah punya dua skema, yakni perbaikan lewat Dinas PUBMSDA dan perbaikan olah masing-masing Kecamatan menggunakan skema PIWK. Tapi sejauh ini program PIWK belum berjalan maksimal.Surya/M Taufik 

Ringkasan Berita:
  • Jalan berlubang jadi masalah klasik di Sidoarjo setiap musim hujan, warga lakukan aksi swadaya memperbaiki jalan rusak.
  • Faktor penyebab: kendaraan overkapasitas, drainase buruk, kualitas pengerjaan rendah, dan tanah labil.
  • Pemkab Sidoarjo melalui PUBMSDA menargetkan perbaikan 41 ruas jalan selesai sebelum Lebaran Idul Fitri.

SURYA.co.id, Sidoarjo - Selain banjir, satu persoalan klasik yang selalu muncul setiap musim hujan di Sidoarjo adalah jalan berlubang. Tahun demi tahun, kerusakan jalan menjadi problem rutin yang terus berulang dan tak kunjung tuntas.

Kerusakan hampir merata di semua wilayah. Mulai jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten, hingga jalan desa, banyak yang berubah menjadi kubangan saat hujan tiba.

Beragam cara dilakukan warga untuk menyuarakan aspirasi. Ada yang menanam pohon pisang di tengah lubang, meletakkan kursi dan meja di ruas jalan rusak, memosting di media sosial agar mendapat perhatian pemerintah, hingga turun langsung melakukan perbaikan secara swadaya.

Seperti yang dilakukan warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Taman, beberapa waktu lalu. Mereka bergerak bersama memperbaiki jalan ambles agar tidak memakan korban.

“Jalan alternatif penghubung Sidoarjo–Gresik itu rusak parah sejak dua bulan terakhir. Jalan ambles sedalam 30 hingga 40 cm dengan panjang sekira enam meter. Karena tak kunjung ada perbaikan dari pemerintah, warga akhirnya menambal secara darurat dengan material seadanya,” kata Erwin, Kepala Dusun Tanjunganom.

Kerja bakti dipilih karena kerusakan dinilai membahayakan pengguna jalan. Potensi kecelakaan meningkat, terutama saat malam hari dan hujan deras. Lubang yang tergenang air kerap tak terlihat pengendara.

Di Kebonagung, Kecamatan Sukodono, aksi serupa bahkan viral hingga ke akun-akun media sosial nasional. Warga memutuskan mengaspal jalan rusak secara swadaya demi keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.

Aksi perbaikan mandiri juga terjadi di sejumlah kawasan lain, seperti Sidoarjo Kota, Buduran, Gedangan, dan wilayah lainnya.

Dokumentasi jalan rusak dan gerakan swadaya warga hingga kini masih beredar luas di media sosial, dengan beragam tanggapan dari masyarakat.

Menanggapi fenomena tersebut, Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo,  Zakaria Dimas Pratama menilai aksi nyata masyarakat merupakan refleksi serius bagi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Gerakan tersebut menunjukkan tingginya kepedulian sosial warga dan rasa memiliki terhadap daerahnya. "Di sisi lain, ini juga menjadi sinyal bahwa sistem penanganan infrastruktur jalan masih perlu dibenahi secara menyeluruh,” ujar politisi Partai Nasdem itu.

Kendaraan Overkapasitas

Ia menyebut ada beberapa faktor utama yang menyebabkan persoalan jalan rusak di Sidoarjo tak kunjung terselesaikan. Di antaranya, banyak ruas jalan yang dilintasi kendaraan overkapasitas.

Selain itu, di sejumlah titik sistem drainase kurang optimal sehingga memicu genangan dan banjir yang mempercepat kerusakan jalan.

Faktor lain berkaitan dengan kualitas pengerjaan di lapangan yang memerlukan pengawasan lebih ketat agar hasilnya benar-benar baik.

“Di beberapa wilayah ada tanah yang labil. Ini juga menjadi penyebab, sehingga perlu pendekatan teknis khusus agar konstruksi jalan lebih tahan lama,” lanjutnya.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved